
"Inti" di tingkat akar rumput mendorong transformasi digital.
Di banyak daerah pegunungan, di mana infrastruktur terbatas dan masyarakat tidak terbiasa dengan teknologi, sekretaris cabang Partai dan kepala desa adalah orang-orang yang "membimbing mereka langkah demi langkah," menginstruksikan mereka tentang cara menggunakan ponsel pintar, mengakses layanan publik daring, atau melakukan pembayaran tanpa uang tunai.
Lebih dari sekadar propaganda, kekuatan ini juga secara langsung berpartisipasi dalam mengimplementasikan model transformasi digital di masyarakat, seperti tim teknologi digital komunitas, membantu masyarakat dalam menginstal aplikasi, membuat akun identitas elektronik, dan mengakses informasi kebijakan. Melalui hal ini, mereka berkontribusi untuk mempersempit kesenjangan digital antara daerah pegunungan dan dataran rendah.
Secara bertahap mengubah persepsi dan kebiasaan masyarakat.
Penyebaran transformasi digital di daerah minoritas etnis bukan hanya tentang melengkapi masyarakat dengan perangkat atau infrastruktur, tetapi yang lebih penting, tentang mengubah persepsi dan kebiasaan. Berkat kedekatan dan kredibilitas mereka di dalam komunitas, para pejabat akar rumput telah membantu masyarakat memahami manfaat praktis teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Dari keraguan awal, banyak rumah tangga secara proaktif menggunakan ponsel pintar untuk mencari informasi, mempelajari teknik produksi pertanian, dan memasarkan hasil panen mereka melalui platform digital. Pada kenyataannya, ketika orang "memahami" dan "percaya," proses transformasi akan lebih cepat dan berkelanjutan.
Menghubungkan transformasi digital dengan pembangunan sosial-ekonomi .
Transformasi digital di daerah minoritas etnis tidak hanya melayani reformasi administrasi tetapi juga membuka peluang untuk pembangunan ekonomi. Banyak model yang menerapkan teknologi dalam produksi pertanian telah memberikan hasil yang nyata, membantu masyarakat meningkatkan produktivitas, kualitas produk, dan memperluas pasar konsumen.
Penerapan sistem irigasi otomatis, sensor lingkungan, dan manajemen produksi berbasis ponsel pintar telah membantu mengurangi biaya tenaga kerja, meningkatkan hasil panen, dan secara bertahap mengembangkan pertanian cerdas. Ini adalah bukti nyata bahwa transformasi digital telah terintegrasi secara mendalam ke dalam kehidupan masyarakat, bahkan di daerah-daerah yang kurang beruntung.
Meletakkan landasan bagi "literasi digital untuk masyarakat luas"
Dari implementasi praktis, terlihat bahwa tim sekretaris cabang Partai dan kepala desa merupakan kekuatan inti dalam mewujudkan tujuan "literasi digital untuk rakyat," yaitu mempopulerkan keterampilan digital bagi seluruh penduduk. Ketika setiap desa memiliki "inti digital," proses penyebaran pengetahuan teknologi akan menjadi lebih alami, efektif, dan berkelanjutan.
Dalam periode mendatang, seiring dengan terus meningkatkan infrastruktur digital, pemerintah daerah perlu memperkuat pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi pejabat tingkat akar rumput, sambil mereplikasi model-model yang efektif. Melalui hal ini, transformasi digital akan benar-benar menjadi kekuatan pendorong pembangunan sosial-ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat etnis minoritas.
Sumber: https://mst.gov.vn/lan-toa-chuyen-doi-so-den-nguoi-dan-vung-dan-toc-thieu-so-19726042209044417.htm












Komentar (0)