Inti dari Teater Nha Trang adalah pertunjukan Wayang Kehidupan – sebuah pertunjukan artistik unik yang berinovasi pada seni wayang air tradisional Vietnam. Banyak yang menganggap pertunjukan ini sebagai "pertunjukan wajib tonton" saat mengunjungi kota pesisir ini.
Di samping tata panggung Puppet Show yang mempesona, terdapat dunia suara yang diciptakan oleh bakat para seniman muda. Orkestra, yang menggabungkan instrumen musik rakyat setempat, menciptakan ritme yang murni dan memikat.
Di tengah kursi-kursi kosong sebelum pertunjukan, para seniman dengan tekun berlatih. Sebelum naik ke panggung, mereka menghabiskan waktu berjam-jam berkeringat untuk memastikan setiap gerakan dan tarikan napas menjadi ekspresi emosi yang paling autentik.
Jarang sekali menemukan teater di mana para pemainnya berlatih setiap hari, meskipun drama tersebut telah dipentaskan secara rutin selama dua tahun. Mereka merevisi, meneliti, dan menambahkan detail baru, yang kemudian dapat dimasukkan ke dalam pertunjukan resmi. Mereka ingin drama mereka selalu "hidup" sehingga mereka sendiri dapat hidup dengan gairah mereka.
Teknik mengendalikan sepeda yang dipadukan dengan wayang tangram – sebuah bentuk wayang unik yang membutuhkan koordinasi harmonis antara kekuatan fisik, emosi, dan kreativitas – hampir secara eksklusif ditemukan di Dream Puppetry.
Para seniman di teater itu sebagian besar masih sangat muda. Meskipun teater itu dibangun dengan tujuan yang jelas untuk melayani seni wayang, para pemainnya merupakan teka-teki yang menarik. Beberapa di antaranya terlatih secara profesional, sementara sebagian besar berasal dari komunitas adat...
Meskipun tidak terlatih secara formal, ketahanan, fleksibilitas, dan kemampuan bahasa tubuh yang baik yang diwarisi dari budaya tradisional merupakan keunggulan para aktor amatir ini. Kealamian, kesederhanaan, dan kekuatan batin mereka berkontribusi pada semangat unik "Puppet Dream".
Sebelum pertunjukan dimulai, para seniman bergandengan tangan erat, menunjukkan tekad mereka. Teater selalu menciptakan suasana yang ramah di mana setiap individu dapat dibina, dikembangkan, dan merasakan hubungan yang langgeng.
Di balik topeng-topeng rakyat yang semarak dan kostum brokat, serta dengan properti buatan tangan khas Vietnam, para seniman dengan jelas dan kreatif menciptakan kembali citra, ritme, dan semangat warisan budaya tradisional.
Salah satu faktor kunci dalam mencapai efek artistik yang diinginkan dari pertunjukan tersebut adalah desain panggung teater yang unik, yang menampilkan berbagai ruang: air, udara, darat, dan layar proyeksi.
Lebih dari sekadar tampil, para seniman muda ini menghidupkan kembali kenangan budaya – di mana unsur-unsur budaya nasional diperbarui melalui bahasa tubuh, musik , dan teater kontemporer, membantu penonton masa kini menghargai kedalaman identitas Vietnam.
"Perasaan melihat budaya etnis kami ditampilkan di panggung besar dan dirangkul oleh penonton adalah sesuatu yang sangat membanggakan dan mengharukan," kata Van Thi Ngoc Huyen, seorang penari kontemporer etnis Cham, dalam penampilan solonya yang mengesankan yang menampilkan tarian yang menggabungkan wayang bambu berbentuk ular di bawah air, yang terinspirasi oleh legenda dewa ular Naga.
Pertunjukan ini tidak memiliki dialog, hanya mengandalkan musik, efek suara, dan lagu-lagu masyarakat adat. Melalui citra yang dibuat secara kreatif, pertunjukan ini secara gamblang mencerminkan kehidupan dengan cara yang fleksibel, humoris, namun bermakna.
Panggung teater itu bukan hanya ruang pertunjukan, tetapi telah menjadi ruang yang sarat dengan daya tarik estetika, di mana unsur-unsur budaya rakyat diekstraksi secara halus dan diinterpretasikan ulang secara kreatif. Ini menandai tonggak baru dalam perjalanan teater Vietnam, menegaskan identitasnya dalam pertukaran internasional.
Filosofi artistik itulah yang juga membuat para seniman muda mencintai teater dan pertunjukan, karena setiap pertunjukan adalah sebuah perjalanan penemuan , bukan hanya tentang seni tetapi juga tentang batasan diri mereka sendiri.
THUY NGUYEN - VU PHUONG
Nhandan.vn
Sumber: https://nhandan.vn/anh-lang-du-qua-nhung-giac-mo-post888864.html






Komentar (0)