Desa keramik Bau Truc Cham di komune Ninh Phuoc (provinsi Khanh Hoa) menjadi lebih ramai dari sebelumnya. Sejak pagi hari, rombongan wisatawan terus berdatangan ke desa tersebut. Area wisata dipenuhi orang, suara gendang Paranung dan terompet Saranai bergema keras di tengah ruang yang kaya akan identitas budaya Cham.

Stan-stan pajangan produk selalu ramai dikunjungi dan dipadati pembeli. Suasana meriah terasa dari area pembuatan tembikar dan panggung pertunjukan budaya hingga area pembakaran tembikar di luar ruangan.


Yang membuat banyak wisatawan terpesona adalah pembuatan tembikar Cham tidak menggunakan roda putar. Sebaliknya, para perajin menggunakan tangan mereka untuk membentuk tanah liat sambil berjalan mundur mengelilingi balok tembikar untuk menciptakan produk jadi. Wisatawan menonton dengan saksama, menggunakan ponsel mereka untuk merekam gerakan para perajin yang anggun dan terampil.

Setelah mendengarkan petunjuk, banyak wisatawan menikmati pengalaman menyaksikan kerajinan kuno masyarakat Cham.

Selain area pembuatan tembikar, area pameran produk tembikar Cham juga menarik perhatian khusus dari pengunjung. Di area pameran tembikar Cham Bau Truc, yang diselimuti warna coklat kemerahan khas tembikar buatan tangan, ribuan produk tersusun rapi di sepanjang jalan setapak, menciptakan ruang yang kaya akan budaya Cham.

Menurut para pengrajin, teknik pembakaran di udara terbuka inilah yang menciptakan warna unik pada setiap produk. Karena dibuat sepenuhnya dengan tangan, tidak ada dua produk yang sama. Setiap vas, guci, atau patung keramik adalah barang yang unik.

Selain itu, pengunjung dapat menyelami budaya Cham dengan tarian tradisional, pertunjukan alat musik rakyat, dan interaksi dengan pengrajin lokal. Suara gendang, musik, dan tarian yang anggun membuat suasana desa kerajinan semakin meriah selama musim wisata musim panas.


Menurut Bapak Phu Huu Minh Thuan, Direktur Koperasi Keramik Bau Truc Cham, jumlah pengunjung meningkat signifikan tahun ini. Saat ini, desa tersebut menerima rata-rata 1.500-2.000 pengunjung per hari.

Untuk melayani wisatawan, koperasi tersebut telah meningkatkan program-programnya untuk menawarkan pengalaman budaya Cham, seperti pertunjukan alat musik Cham, pengenalan sejarah dan budaya Cham, lokakarya pembuatan tembikar, dan kesempatan untuk berinteraksi dengan para pengrajin.

Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, desa keramik Bau Truc Cham masih melestarikan nilai-nilai tradisional yang telah ada selama beberapa generasi, menawarkan pengalaman budaya yang unik bagi para pengunjung.

Pada akhir tahun 2022, "seni tembikar Cham" diakreditasi oleh UNESCO ke dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda yang Membutuhkan Perlindungan Mendesak. Pengakuan internasional ini berkontribusi untuk meningkatkan citra tembikar Bau Truc Cham dan membuka peluang bagi desa kerajinan kuno tersebut untuk terus melestarikan, mewariskan kerajinan, dan mengembangkan pariwisata komunitas yang berkelanjutan.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/lang-gom-cham-bau-truc-dong-khach-dip-he-post854729.html








Komentar (0)