Dalam bahasa Gie-Trieng, "Cha" berarti makan, dan "Kchiah" adalah nama jenis pohon yang digunakan masyarakat untuk dibakar menjadi arang guna membuat alat-alat untuk produksi. Ini adalah festival panen untuk merayakan akhir tahun, mengucapkan terima kasih kepada para dewa atas berkah mereka, dan juga kesempatan bagi masyarakat desa untuk mempersiapkan alat-alat untuk musim produksi yang baru.
Menurut cerita rakyat, hanya arang yang terbuat dari pohon Kchiah yang dapat menghasilkan api yang cukup kuat untuk menempa alat-alat tajam. Mereka yang mengumpulkan arang disambut oleh penduduk desa dan dibawa ke rumah komunal. Para tetua desa melakukan banyak ritual unik dan sakral untuk memberi tahu roh dan leluhur. Penduduk desa berkumpul di sini untuk makan, minum, memainkan gendang dan gong, serta menampilkan tarian dan lagu rakyat untuk merayakan festival pengumpulan arang.








Sumber: https://baodanang.vn/le-hoi-an-than-cua-nguoi-gie-trieng-3328108.html






Komentar (0)