Pada tanggal 28 Maret, di situs bersejarah perang perlawanan melawan Prancis di kawasan hutan Nhot, komune Gia Phu, kelompok etnis Mong mengadakan Festival Panen 2026, yang menarik banyak penduduk lokal dan wisatawan.



Festival ini terdiri dari dua bagian: bagian seremonial dan bagian perayaan. Pada bagian seremonial, melalui pertunjukan teater, para pemimpin dan masyarakat komune Gia Phu menyelenggarakan upacara doa panen, yang dipimpin oleh seorang dukun terhormat dari komune Gia Phu. Persembahan meliputi: daging sapi, semangkuk sup, nasi ketan, kue beras, anggur, buah-buahan, dan pembakar dupa. Dukun tersebut melakukan upacara, mengungkapkan rasa hormat dan syukur kepada langit dan bumi, berdoa agar roh gunung dan tanah memberkati masyarakat dengan tahun baru yang sehat dan damai, panen yang melimpah, lumbung jagung dan beras yang penuh, serta ternak dan unggas yang berkembang.


Festival ini mencakup permainan rakyat tradisional seperti tari khene, lempar pao, permainan tu lu, dan menembak panah, yang mendapat dukungan dan dorongan antusias dari masyarakat setempat dan wisatawan.



Pada festival panen suku Mong, komune Gia Phu juga menyelenggarakan kegiatan pengalaman budaya seperti: tarian khene suku Mong; tenun brokat, pembuatan kue beras; pameran produk pertanian khas: beras organik, produk OCOP seperti daging kering, produk anggur herbal, rebung kering…




Festival panen suku Mong di komune Gia Phu berkontribusi dalam melestarikan dan mempromosikan identitas budaya masyarakat Mong, serta memperkuat persatuan nasional. Pada saat yang sama, festival ini juga mempromosikan citra Gia Phu kepada teman-teman di dekat dan jauh, serta berkontribusi pada pembangunan sosial -ekonomi daerah tersebut.



Sumber: https://baosonla.vn/xa-hoi/le-hoi-cau-mua-dan-toc-mong-xa-gia-phu-uNyzf9cDR.html






Komentar (0)