Sesuai dengan peraturan FIFA, mulai saat ini, baik Lewandowski maupun Christensen bebas untuk bernegosiasi dan menandatangani perjanjian awal dengan klub mana pun tanpa perlu melalui klub Camp Nou.
Meskipun akan berusia 38 tahun pada bulan Agustus ini, peran Lewandowski di Barcelona tetap sangat penting. Ia adalah pencetak gol terbanyak kedua tim musim ini dengan 8 gol dalam 18 penampilan, hanya di belakang Ferran Torres.
Namun, masa depan Lewandowski sebagian besar bergantung pada posisinya yang aman dalam rencana untuk musim 2026/27. Jika dia bukan lagi pemain pilihan utama, tawaran menarik dari MLS atau Arab Saudi tentu dapat membuat mantan bintang Bayern Munich itu mempertimbangkan untuk pergi.
Barcelona menghargai profesionalisme dan kontribusi striker Polandia itu, tetapi tetap berhati-hati dengan usianya. Dengan banyaknya klub yang mengejarnya, Lewandowski tentu dapat memilih tujuan yang sesuai jika ia meninggalkan Camp Nou.
Dalam kasus Christensen, bek tengah asal Denmark itu mengalami cedera ACL serius dan hampir dipastikan akan absen hingga akhir musim. Hal ini memaksa manajemen Barca untuk mempertimbangkan kembali rencana mereka untuk melepas pemain.
Presiden Joan Laporta sedang mempertimbangkan perpanjangan kontrak jangka pendek dengan pemotongan gaji, menunjukkan tanggung jawab terhadap pemain sekaligus menghindari risiko kehilangannya secara cuma-cuma. Namun, ambisi Christensen untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2026 mungkin akan membuatnya memilih untuk pergi agar dapat mencari kesempatan bermain segera setelah ia pulih.
Sumber: https://znews.vn/lewandowski-tu-do-tim-ben-do-moi-post1456703.html







Komentar (0)