Pada tahun 1889, di Paris, ibu kota Prancis, Uni Antar -Parlemen (IPU) didirikan atas inisiatif dua anggota parlemen yang juga pejuang perdamaian: Frederic Passy, seorang warga negara Prancis, dan William Randal Cremer, seorang warga negara Inggris.
Dalam konteks kacau pada era itu, yang penuh dengan risiko perang, para pelopor yang mendirikan IPU percaya bahwa tatanan internasional yang lebih damai dan stabil dapat dibangun dan dipertahankan jika negara-negara menyelesaikan perselisihan dan perbedaan mereka melalui arbitrase, dialog, dan diplomasi parlementer, bukan melalui perang.
126 TAHUN PEMBENTUKAN DAN PENGEMBANGAN
Sepanjang 126 tahun pembentukan dan perkembangannya, IPU terus meningkat dan berevolusi, menjadi organisasi internasional parlemen nasional yang berdaulat, forum permanen pertama untuk negosiasi politik multilateral, dan pusat global untuk diplomasi dan dialog parlementer tempat para legislator dapat menyampaikan pandangan dan pendapat mereka tentang isu-isu internasional yang menjadi perhatian bersama, berkontribusi pada pemeliharaan perdamaian, penguatan hubungan persahabatan dan kerja sama antar negara, serta membangun lembaga demokrasi perwakilan yang berkelanjutan.
Selama perkembangannya, IPU benar-benar telah menjadi organisasi global parlemen nasional di seluruh dunia, dengan 179 parlemen anggota dan 14 badan parlemen regional.
Dengan motto "Untuk demokrasi. Untuk semua," IPU memfasilitasi diplomasi parlementer dan memberdayakan parlemen dan anggota parlemen untuk mempromosikan perdamaian, demokrasi, dan pembangunan berkelanjutan di seluruh dunia. IPU menjunjung tinggi visi menuju dunia di mana setiap suara dihargai, di mana demokrasi dan parlemen melayani rakyat untuk perdamaian dan pembangunan.
Sebagai organisasi global parlemen nasional, Uni Antar-Parlemen (IPU) secara jelas mendefinisikan misinya untuk mempromosikan tata pemerintahan, institusi, dan nilai-nilai demokrasi. IPU bekerja sama dengan parlemen dan anggota parlemen untuk mengartikulasikan dan mengatasi kebutuhan dan aspirasi rakyat. IPU berupaya mewujudkan perdamaian, demokrasi, hak asasi manusia, kesetaraan gender, pemberdayaan kaum muda, dan pembangunan berkelanjutan melalui dialog politik, kerja sama, dan kegiatan parlemen.
Tujuan utama IPU adalah untuk mempromosikan kontak, koordinasi, dan pertukaran pengalaman di antara parlemen dan anggota parlemen dari semua negara; untuk mempertimbangkan dan menyampaikan pandangan IPU tentang isu-isu internasional yang menjadi perhatian bersama guna mendukung parlemen dan anggota parlemen dalam mengambil tindakan konkret; untuk berkontribusi pada perlindungan dan promosi hak asasi manusia, elemen penting dari demokrasi parlementer dan pembangunan; dan untuk berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang cara kerja lembaga perwakilan, memperkuat dan mengembangkan metode kerjanya.
IPU mempromosikan kegiatan di bidang-bidang berikut: mempromosikan demokrasi di seluruh dunia; hak asasi manusia dan supremasi hukum; perdamaian dan keamanan internasional; perempuan dalam politik; pembangunan berkelanjutan; pendidikan, sains, dan budaya.
IPU menjalin hubungan kerja sama yang erat dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan aliansi parlemen regional, serta organisasi internasional, antar pemerintah, dan non-pemerintah lainnya. IPU bermarkas di Jenewa, Swiss, dan juga memiliki kantor di New York, AS, dan Wina, Austria.
Menurut nghisitre.quochoi.vn
Sumber





Komentar (0)