Afrika Selatan Tanaman sukulen Babaaboutjies, yang merupakan tanaman endemik di lembah Klein Karoo, tingginya hanya 6 cm tetapi terkenal karena bentuknya yang unik.
Babaaboutjies ( Gibbaeum heathii ) adalah sukulen rumpun asli Afrika Selatan. Foto: Alamy
Tanaman mungil yang tumbuh di lembah luas yang dikelilingi pegunungan di Afrika Selatan ini kerap membuat orang tertawa. Alasan mengapa tanaman setinggi 6 sentimeter ini begitu lucu terungkap dari namanya: Babaaboutjies - yang berarti pantat bayi, Live Science melaporkan pada 12 Agustus.
Babaaboutjies ( Gibbaeum heathii ) adalah sukulen rumpun yang mengembangkan 2-3 daun bulat dan halus. Daun-daun tua melindungi daun-daun baru, tumbuh bersama di pangkal dan menutupi batang. Bunga muncul di bagian tengah pada akhir musim dingin atau awal musim semi, dan warnanya bervariasi dari putih, merah muda, hingga kuning. Daunnya biasanya berwarna abu-abu kehijauan, tetapi seiring pertumbuhan daun baru, daun-daun tua dapat berubah menjadi merah muda dalam kondisi tertentu, sehingga tanaman tampak seperti pantat bayi.
Banyak sukulen yang berubah warna dari hijau menjadi merah, dan ini seringkali merupakan respons terhadap stres air dan cahaya. Jika tanaman menerima terlalu banyak cahaya, warnanya akan berubah menjadi merah untuk melindungi diri dari sengatan matahari. Selain itu, jika kekurangan air dalam waktu lama, warnanya bisa berubah menjadi merah untuk mengatasi hal ini," ujar Paul Rees, manajer pembibitan di Royal Botanic Gardens, Kew, London.
Babaaboutjie merupakan tumbuhan endemik di Klein Karoo di Provinsi Western Cape, Afrika Selatan. Di sana, mereka tumbuh di antara batuan kuarsit, yang memantulkan panas, menciptakan lingkungan yang lebih sejuk bagi mereka, menurut Institut Keanekaragaman Hayati Nasional Afrika Selatan. Klein Karoo adalah sebuah lembah dengan lebar 40 hingga 60 kilometer dan panjang 350 kilometer. Lembah ini dikelilingi pegunungan, sehingga curah hujan tahunannya sangat rendah.
Menurut South African Botanical Society, Klein Karoo merupakan bagian dari Bioma Sukulen Karoo Afrika Selatan - salah satu habitat sukulen terkaya dan paling beragam di dunia. Diperkirakan terdapat 3.200 spesies tumbuhan di Klein Karoo, 400 di antaranya tidak ditemukan di tempat lain di dunia .
Banyak spesies ini terancam oleh penebangan ilegal untuk perdagangan hortikultura, penggembalaan ternak yang berlebihan, dan perubahan iklim. Kawasan Klein Karoo diperkirakan akan mengalami kekeringan yang semakin parah di abad mendatang. Para peneliti mengatakan hal ini dapat berdampak buruk bagi tumbuhan di lanskap dengan keanekaragaman hayati ini.
Thu Thao (Menurut Live Science )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)