Meskipun kita seringkali bersemangat untuk meningkatkan laptop atau ponsel pintar kita, router seringkali diabaikan, padahal hal ini sangat memengaruhi akses internet pengguna, bahkan dengan koneksi berkecepatan tinggi. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh router yang sudah ketinggalan zaman, khususnya model 2,4 GHz yang berasal dari masa awal jaringan rumah dan kini mulai usang.

Model router Wi-Fi lama biasanya hanya beroperasi pada satu pita frekuensi.
FOTO: The Strategist
Pita frekuensi 2,4 GHz pertama kali digunakan secara luas pada tahun 1999 dengan standar 802.11b, yang memungkinkan kecepatan transmisi data maksimum 11 Mbps. Kecepatan ini ditingkatkan menjadi 54 Mbps dengan standar 802.11g beberapa tahun kemudian.
Versi-versi selanjutnya meningkatkan kecepatan lebih lanjut, tetapi pada kenyataannya, router 2,4 GHz hanya mencapai kecepatan maksimum sekitar 100 Mbps. Sementara itu, router Wi-Fi 5 GHz dapat mencapai kecepatan hingga 1 Gbps, dan Wi-Fi 7 6 GHz, yang mendapatkan lisensi di AS pada tahun 2020, dapat mencapai kecepatan 2 Gbps.
Masalah dengan router 2,4 Hz.
Dahulu sangat penting, router 2,4 GHz kini telah menunjukkan banyak keterbatasan, terutama dalam konteks meningkatnya permintaan penggunaan data. Kecepatan transmisi data yang rendah dan kemacetan yang disebabkan oleh banyak perangkat yang menggunakan pita 2,4 GHz merupakan masalah utama. Perangkat seperti monitor bayi, kamera keamanan, dan oven microwave dapat mengganggu sinyal, mengurangi kinerja koneksi, terutama di gedung apartemen.

Router modern mendukung Wi-Fi dual-band, memungkinkan konektivitas dengan generasi yang lebih baru maupun yang lebih lama.
FOTO: TL
Meskipun pita frekuensi 2,4 GHz menawarkan jangkauan yang lebih baik dan menembus dinding dengan lebih efektif, mengandalkannya sepenuhnya untuk jaringan modern bukanlah pilihan yang tepat. Alih-alih menghilangkannya sepenuhnya, pengguna sebaiknya mempertimbangkan router dual-band untuk menghubungkan perangkat lama sambil tetap dapat bekerja dengan perangkat modern dengan kecepatan yang jauh lebih baik.
Namun, sebelum memutuskan untuk membuang router 2,4 GHz lama, pengguna dapat memanfaatkannya kembali untuk perangkat IoT atau sebagai penguat Wi-Fi. Lupakan penggunaan router 2,4 GHz sebagai pusat jaringan untuk rumah modern, karena akan cepat kewalahan dengan tugas-tugas seperti streaming video atau bermain game.
Sumber: https://thanhnien.vn/loai-router-wi-fi-dang-kim-ham-toc-do-internet-185251215005959275.htm







Komentar (0)