Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Kesulitan dengan tenaga surya

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ20/06/2024


Điện mặt trời áp mái tại Khu công nghiệp Tân Bình, quận Tân Phú, TP.HCM - Ảnh: QUANG ĐỊNH

Panel surya di atap Kawasan Industri Tan Binh, Distrik Tan Phu, Kota Ho Chi Minh - Foto: QUANG DINH

Para raksasa investasi asing langsung (FDI) telah berulang kali meminta mekanisme untuk memasang dan membeli tenaga surya selama bertahun-tahun, tetapi permintaan ini tetap tidak terpenuhi. Kesenjangan kebijakan ini tidak dapat dibiarkan berlanjut lebih lama lagi, mengingat kebutuhan mendesak akan pemasangan tenaga surya dan pengurangan emisi.

Zaman memasang panel surya di atap rumah untuk menjual listrik dengan harga tinggi lalu bersantai dan mengumpulkan uang sudah berlalu. Proporsi energi terbarukan dalam jaringan listrik nasional telah mencapai tingkat yang tinggi, dan ketidakstabilan sumber energi ini telah menimbulkan banyak tantangan bagi regulasi sistem tenaga listrik.

Selama periode ini, bisnis-bisnis sangat ingin memasang tenaga surya untuk konsumsi sendiri, tidak hanya untuk mengurangi tagihan listrik tetapi, yang lebih penting, untuk membantu mereka mengurangi emisi karbon. Setiap megawatt tenaga surya atap yang terpasang di Vietnam diperkirakan dapat mengurangi lebih dari 1.000 ton emisi CO2 per tahun.

Di antara solusi pengurangan emisi yang efektif, perusahaan memprioritaskan pemasangan tenaga surya di atap kantor pusat, pabrik, tempat parkir, dan lain-lain, karena banyaknya manfaat yang dimilikinya, terutama untuk bisnis manufaktur dan ekspor.

Hambatan tarif dan persyaratan pengurangan emisi karbon yang wajib kini mulai terbentuk seiring dengan berlakunya Mekanisme Penyesuaian Batas Karbon (Carbon Border Adjustment Mechanism/CBAM). Di dalam negeri, pemerintah juga telah mewajibkan sektor dan bisnis tertentu untuk melakukan inventarisasi emisi gas rumah kaca.

Tanpa mengurangi emisi, bisnis akan terpinggirkan dari rantai pasokan global atau terpaksa mengeluarkan sejumlah besar uang untuk membeli kredit karbon. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan energi terbarukan sangat penting, bahkan vital, bagi bisnis.

Pemimpin sebuah grup ritel internasional menyesalkan bahwa perusahaan tersebut bertujuan untuk mengurangi emisi sebesar 20% pada tahun 2025, tetapi di Vietnam, pabrik-pabrik belum memasang tenaga surya di atap, sehingga tujuan ini tidak tercapai.

Banyak bisnis ekspor Vietnam juga berupaya keras untuk mengurangi emisi karena salah satu persyaratan untuk mengekspor ke Eropa dan banyak pasar utama lainnya adalah mengurangi emisi, tetapi saat ini banyak kawasan industri melarang pemasangan panel surya di atap.

Bahkan pemain besar seperti Lego dan Pandora, yang telah membangun bisnis di Vietnam, menggunakan 100% energi terbarukan tetapi masih menunggu mekanisme yang tepat.

Menyusul pertumbuhan pesat energi surya, periode dari tahun 2021 hingga saat ini merupakan masa kekosongan kebijakan untuk instalasi sejak Keputusan 13 berakhir.

Setelah penantian panjang untuk kebijakan baru, draf tersebut masih diperdebatkan bolak-balik tanpa kesimpulan. Dua isu utama yang menjadi perhatian bisnis masih belum terjawab: Kapan pemasangan tenaga surya di atap rumah diperbolehkan? Kapan perjanjian pembelian listrik langsung (DPPA) akan diimplementasikan? Banyak bisnis bahkan tidak peduli dengan penjualan; prioritas mereka adalah dapat memasang dan menggunakan sistem tenaga surya untuk mendapatkan sertifikasi ramah lingkungan.

Salah satu masalah utama dalam mengatasi ketidakstabilan energi surya adalah kebutuhan akan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), tetapi rancangan proposal tersebut hanya memberikan dorongan untuk sistem tersebut.

Sementara itu, sistem penyimpanan energi telah berkembang pesat di seluruh dunia , bahkan beberapa pembangkit listrik menggunakan 100% listrik dari sistem penyimpanan.

Harga penyimpanan baterai juga telah turun tajam, efisiensi telah meningkat, dan teknologi telah membaik, sehingga ini adalah waktu yang tepat untuk mengatur penyimpanan secara jelas saat memasang tenaga surya, bahkan mewajibkannya untuk bisnis besar.

Dalam beberapa tahun terakhir, bisnis asing telah memperoleh keuntungan berlebihan dari pasar energi terbarukan, dengan panel surya, turbin angin, dan peralatan listrik yang diimpor senilai puluhan miliar USD, bahkan kontraktor instalasi pun berasal dari Tiongkok. Kebijakan baru harus berperan dalam mendorong pengembangan bisnis domestik di bidang ini.

Penerbitan kebijakan sedini mungkin yang mendukung pengembangan tenaga surya atap merupakan keinginan kuat dari dunia usaha, dan ini juga merupakan dukungan penting serta faktor kunci dalam membantu mereka mengatasi hambatan hijau selama periode kritis ini.



Sumber: https://tuoitre.vn/loay-hoay-dien-mat-troi-20240620094049092.htm

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
2/9

2/9

Aku dan lukisan tanah kelahiranku

Aku dan lukisan tanah kelahiranku

Aku mencintai negaraku

Aku mencintai negaraku