Insiden tersebut terjadi saat Racing Club kalah 0-2 dari River Plate di putaran ke-13 Liga Nasional Argentina pada 14 April. Bek tengah berusia 36 tahun itu terbukti memukul wajah bek Lucas Martinez Quarta, yang memaksa wasit untuk memberikan kartu merah langsung.
Namun, kejadian tidak berhenti sampai di situ. Alih-alih meninggalkan lapangan, Rojo kehilangan kendali, terlibat adu mulut, dan menghina wasit sebelum menuju terowongan.
Setelah meninjau laporan tersebut, panitia memutuskan untuk menskors Rojo selama empat pertandingan. Ini merupakan pukulan besar bagi Racing Club, karena tim tersebut sangat bergantung pada pengalamannya sejak bergabung dengan status bebas transfer dari Boca Juniors pada Agustus 2025.
Namun, masalah disiplin Rojo telah menjadi perhatian utama. Setelah 15 penampilan untuk Racing Club, ia telah menerima dua kartu merah. Yang perlu diperhatikan, kartu merah terbaru ini menjadikan total kartu merah Rojo sepanjang kariernya menjadi 13, yang mencerminkan gaya bermain kontroversial bek tengah tersebut.
Bergabung dengan Manchester United pada tahun 2014 dengan harga €20 juta, Rojo mencatatkan 122 penampilan, memenangkan gelar seperti Piala FA, Piala Liga, dan Liga Europa. Yang mengejutkan, selama waktunya di Old Trafford, ia tidak pernah diusir dari lapangan. Pada tahun 2021, Rojo meninggalkan Inggris untuk kembali ke Boca Juniors dengan biaya transfer €6 juta.
Di penghujung kariernya, dengan kontraknya bersama Racing Club yang akan berakhir Juni mendatang, masa depan Rojo diragukan. Perilakunya yang tidak terkendali baru-baru ini dapat membuat klub-klub berpikir lebih hati-hati sebelum memberi kesempatan lagi kepada bek veteran tersebut.
Sumber: https://znews.vn/loi-da-bao-luc-cua-rojo-post1644448.html







Komentar (0)