Berjalan kaki selama sekitar 30 menit hingga satu jam di pagi hari membantu mengencangkan otot kaki dan perut, mengurangi nyeri sendi, memperbaiki kualitas tidur, dan melindungi tulang.
Berjalan kaki dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, dan beberapa jenis kanker. Setelah satu jam berjalan kaki, Anda akan merasa lebih waspada, konsentrasi meningkat, dan baik untuk sistem muskuloskeletal Anda.
Mengurangi nyeri sendi
Olahraga di luar ruangan seperti berjalan kaki dan jogging dapat meningkatkan jangkauan gerak dan mobilitas. Manfaat ini berasal dari kemampuannya untuk meningkatkan aliran darah ke area yang mengalami tekanan dan membantu memperkuat otot-otot di sekitar persendian.
Pada tahun 2019, Universitas Northwestern (AS) melakukan penelitian tentang manfaat berjalan kaki bagi lebih dari 1.500 orang berusia di bawah 49 tahun yang mengalami nyeri sendi di bagian bawah tubuh. Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang berjalan kaki satu jam per minggu lebih mungkin untuk tetap bebas dari disabilitas empat tahun kemudian.
Tingkatkan energimu
Memulai hari dengan berjalan kaki membantu tubuh Anda memiliki lebih banyak energi sepanjang hari. Sebuah studi tahun 2010 oleh Universitas Rochester (AS) menunjukkan bahwa orang dewasa yang berjalan kaki di luar ruangan selama 20 menit memiliki lebih banyak energi daripada mereka yang berjalan kaki di dalam ruangan selama 20 menit.
Para ilmuwan di Universitas Georgia (AS) juga menunjukkan bahwa wanita yang kurang tidur dan menghabiskan 10 menit berjalan menaiki tangga menjadi lebih waspada lebih cepat daripada mereka yang minum secangkir kopi.
Berjalan kaki dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan bermanfaat bagi sistem muskuloskeletal. Foto: Freepik
Mengencangkan otot
Berjalan melibatkan banyak otot dalam tubuh. Oleh karena itu, orang yang rutin berjalan cenderung memiliki otot yang kencang, sehingga meningkatkan kekuatan dan kesehatan secara keseluruhan. Ketika otot cukup kuat, tekanan dari berat badan juga dialihkan dari persendian ke otot.
Untuk hasil terbaik, para ahli menyarankan berjalan dengan kecepatan sedang hingga cepat. Menaiki tangga, berjalan menanjak dan menurun, atau berjalan di tanjakan pada treadmill juga memberikan manfaat.
Perbaiki kualitas tidur
Aktivitas fisik di siang hari berkontribusi pada peningkatan efek melatonin – hormon yang memainkan peran penting dalam mengatur tidur. Sebuah studi tahun 2019 oleh Universitas Colorado dan Universitas Arizona (AS) menunjukkan bahwa wanita pascamenopause yang melakukan aktivitas fisik ringan hingga sedang tidur lebih nyenyak di malam hari dibandingkan dengan mereka yang kurang aktif.
Menurut para ilmuwan, kebiasaan berjalan kaki setiap hari memiliki dampak signifikan pada kualitas dan durasi tidur, sehingga mengurangi rasa sakit dan stres.
Lindungi tulang
Berjalan kaki dapat secara langsung memengaruhi tulang di kaki, pinggul, dan tulang belakang bagian bawah, sehingga berpotensi memperlambat pengeroposan tulang. Menurut sebuah studi tahun 2022 oleh Universitas Normal Changchun (China), yang melibatkan lebih dari 200 wanita pramenopause, berjalan cepat dalam jangka waktu lama merupakan cara efektif untuk meningkatkan kepadatan tulang. Para ilmuwan merekomendasikan agar setiap orang berjalan cepat selama 30 menit sehari, tiga kali atau lebih dalam seminggu, untuk mencegah pengeroposan tulang.
Untuk bangun lebih pagi dan memulai olahraga pagi Anda, Anda harus menyesuaikan waktu tidur dan ritme sirkadian Anda. Saat berjalan di luar ruangan, cobalah untuk menjaga postur tubuh yang baik. Minumlah air sebelum berjalan, dan hindari minum air berlebihan selama berolahraga. Jangan berjalan segera setelah makan, karena olahraga dapat mengganggu aliran cairan pencernaan, menghambat pemecahan makanan.
Para pemula sebaiknya memulai dengan kecepatan sedang dan secara bertahap meningkatkannya seiring waktu. Mereka yang ingin menurunkan berat badan dapat melakukan jalan cepat di pagi hari untuk membakar kalori lebih cepat.
Huyen My (Menurut Prevention, Healthline, WebMD )
Tautan sumber






Komentar (0)