Lagu pengantar tidurnya hangat dan merdu, menenangkan Bi hingga tertidur dan membantunya terhanyut dalam mimpi yang damai. Baginya, lagu pengantar tidur bukan hanya cara untuk menenangkan cucunya agar tertidur, tetapi juga ungkapan cinta yang tak terbatas, benang penghubung antara dua generasi.
| Foto: GC |
Suatu hari, Nenek sedang sibuk dan tidak bisa menidurkan Bi seperti biasanya, jadi dia meminta bantuan Kakek. Kakek sedikit bingung karena dia belum pernah menidurkan cucunya sebelumnya. Dia tidak tahu lagu apa yang harus dinyanyikan agar anak itu tertidur. Lagu pengantar tidur yang lembut dan manis yang biasa dinyanyikan Nenek bukanlah keahliannya. Setelah berpikir sejenak, dia tiba-tiba teringat tabel perkalian yang telah dihafalnya sejak kecil. Tanpa ragu, dia mulai bernyanyi: "Oh, oh, dua kali satu adalah dua, dua kali dua adalah empat, dua kali tiga adalah enam... Oh, oh, tiga kali satu adalah tiga, tiga kali dua adalah enam... Oh, oh, oh..."
Lagu pengantar tidurnya tidak semulus lagu pengantar tidur cucunya, tetapi lambat, berirama, dan membawa nada hangat dan menenangkan dari seorang kakek yang penuh kasih sayang. Anehnya, Bi kecil, yang tadinya menangis, tiba-tiba terdiam, matanya setengah terpejam, dan ia terlelap dalam tidur yang tenang. Kakek terkejut sekaligus gembira; ia tidak pernah membayangkan bahwa tabel perkalian bisa menjadi lagu pengantar tidur yang begitu efektif! Melihat cucunya tidur nyenyak dalam pelukannya, ia tersenyum bahagia, hatinya dipenuhi dengan cinta.
Ketika nenekku pulang dan mendengar kakekku bercerita tentang cara menidurkan bayi dengan tabel perkalian, dia tertawa terbahak-bahak.
- Cucu saya akan hafal tabel perkalian bahkan sebelum masuk taman kanak-kanak!
Kakek juga tersenyum. Meskipun ia tidak sefamiliar Nenek dengan lagu pengantar tidur yang menenangkan, ia telah menemukan caranya sendiri untuk menghibur cucunya. Entah itu tabel perkalian atau lagu pengantar tidur tradisional, dan meskipun cara mereka menenangkan cucu mereka mungkin berbeda, yang penting adalah cinta kakek-nenek kepada cucu mereka tetap utuh dan hangat.
Sejak hari itu, setiap kali Nenek sibuk, Kakek akan terus menidurkan Bi dengan caranya sendiri. Dan setiap kali, Bi akan dengan patuh tertidur lelap diiringi suara menenangkan Kakek yang membacakan tabel perkalian.
Bi kecil tentu tidak akan mengingat lagu-lagu pengantar tidur ini ketika dia dewasa nanti, tetapi kasih sayang kakek-neneknya akan tetap bersamanya sepanjang hidupnya, menjadi jangkar yang hangat di jiwanya.
NGUYEN THANH TAM
Sumber: https://baokhanhhoa.vn/van-hoa/sang-tac/202504/loi-ru-chau-dac-biet-8d903e2/






Komentar (0)