![]() |
Thomas Tuchel menuai kritik karena tidak memasukkan Trent Alexander-Arnold dalam skuad 35 pemain Inggris untuk pertandingan persahabatan bulan Maret.
Menjelaskan pilihannya, Tuchel menekankan bahwa itu murni keputusan profesional. Dia mengakui bahwa mencoret Alexander-Arnold, serta Ollie Watkins dan Luke Shaw, bukanlah hal yang mudah.
Namun, pelatih asal Jerman itu ingin mempertahankan konsistensi dengan apa yang telah ia amati akhir-akhir ini.
Alih-alih Alexander-Arnold, Tuchel mempercayakan Tino Livramento, Djed Spence, dan Jarell Quansah. Menurutnya, para pemain ini tampil bagus antara September dan November dan lebih cocok dengan struktur skuad saat ini.
Tuchel juga menegaskan bahwa ia sangat memahami nilai Alexander-Arnold. Sang manajer telah berkali-kali menghadapi dan menderita akibat kreativitas bek Inggris itu ketika ia bermain untuk Liverpool. Namun, ia percaya bahwa saat ini adalah kesempatan untuk mengevaluasi opsi lain.
"Trent adalah nama besar, talenta hebat. Tetapi kami memiliki pandangan yang jelas tentang dirinya dan ingin memperluas penilaian kami untuk mencakup pemain lain," kata Tuchel.
Keputusan ini sebagian mencerminkan pendekatan Tuchel menjelang Piala Dunia 2026. Ia tidak hanya mengandalkan reputasi, tetapi fokus pada performa dan kesesuaian taktik di setiap tahap.
Sebaliknya, Sergio Aguero masih sangat menghargai Alexander-Arnold. Mantan striker Argentina itu percaya bahwa meskipun mengalami masalah cedera dan tidak dalam performa terbaiknya di Real Madrid, bek tersebut masih merupakan pemain kelas atas dan memiliki potensi untuk sukses.
Tersingkir bukan berarti pintu menuju Piala Dunia tertutup bagi Alexander-Arnold. Namun jelas, ia harus meningkatkan performanya jika ingin kembali masuk dalam rencana Tuchel untuk babak krusial ini.
Sumber: https://znews.vn/ly-do-tuchel-loai-alexander-arnold-post1636678.html







Komentar (0)