Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Kondisi medis apa yang mengharuskan pembatasan konsumsi telur?

Báo Thanh niênBáo Thanh niên03/11/2023


Awali hari Anda dengan berita kesehatan; Anda juga dapat membaca artikel-artikel berikut: Mengapa saya merasa lelah dan mengantuk setelah makan siang?; Bagaimana tidur kurang dari 5 jam semalam membahayakan kesehatan saya?; Peningkatan penyakit pernapasan di kalangan anak-anak...

Para dokter memperingatkan bahwa orang-orang berikut ini sebaiknya membatasi konsumsi telur mereka.

Belakangan ini, telah terjadi perdebatan yang cukup besar mengenai nilai gizi telur. Banyak orang khawatir tentang kandungan kolesterol saat mengonsumsi telur.

Banyak organisasi kesehatan merekomendasikan konsumsi maksimal tujuh butir telur per minggu sebagai jumlah yang "aman" bagi kebanyakan orang. Namun, seorang dokter memperingatkan bahwa beberapa orang sebaiknya tidak mengonsumsi terlalu banyak telur.

Bác sĩ cảnh báo những người sau đây nên hạn chế ăn trứng - Ảnh 1.

Mengonsumsi tujuh butir telur per minggu dianggap "aman" bagi kebanyakan orang.

Berbicara di acara Doctor Oz, sebuah program televisi Amerika tentang kesehatan dan pengobatan pencegahan, Dr. Michael Rozien, Kepala Perawatan Kesehatan di Cleveland Clinic, menjelaskan bahwa beberapa orang harus membatasi konsumsi telur karena kuning telur mengandung banyak kolin.

Meskipun kolin sangat penting bagi tubuh, diperlukan untuk kesehatan otak dan metabolisme, kelebihan kolin dapat menyebabkan masalah bagi orang-orang yang berisiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular.

Dua peneliti dari Cleveland Clinic (AS), Dr. Stan Hazen dan Dr. Tang Wilson, menemukan bahwa kolin dapat berinteraksi dengan bakteri di usus untuk menghasilkan senyawa TMA, yang membuat darah lebih mudah menggumpal. Oleh karena itu, kolin dapat meningkatkan risiko pembekuan darah berbahaya dan masalah terkait. Detail lebih lanjut dari artikel ini akan tersedia di halaman kesehatan pada tanggal 4 November .

Apa saja risiko kesehatan akibat tidur kurang dari 5 jam setiap malam?

Tidur yang berkualitas memainkan peran penting dalam fungsi otak yang optimal, sehingga meningkatkan kinerja kerja, suasana hati, dan kesehatan secara keseluruhan. Oleh karena itu, tidur kurang dari 5 jam sehari dapat berdampak negatif yang tidak terduga pada kesehatan.

Kurang tidur kronis meningkatkan risiko penambahan berat badan, obesitas, kehilangan memori, diabetes tipe 2, dan serangan jantung. Sebuah studi terbaru juga menemukan bahwa tidur kurang dari 5 jam per malam meningkatkan risiko depresi berat.

Nghiên cứu phát hiện tác hại khôn lường khi ngủ dưới 5 tiếng/ngày - Ảnh 1.

Kurang tidur tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik tetapi juga meningkatkan risiko depresi.

Studi yang dilakukan oleh para ahli di University College London (Inggris) dan diterbitkan dalam jurnal Translational Psychiatry , menganalisis data genetika kesehatan dari lebih dari 7.100 orang. Mereka menemukan bahwa kurang tidur meningkatkan risiko depresi sepuluh kali lipat dibandingkan dengan mereka yang cukup tidur.

Secara khusus, mereka yang tidur kurang dari 5 jam per malam menghadapi risiko depresi berat yang lebih tinggi. Lebih lanjut, tim peneliti menyarankan bahwa faktor genetik dapat berkontribusi pada kurang tidur dan depresi yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pembaca dapat menemukan informasi lebih lanjut tentang topik ini di halaman kesehatan tertanggal 4 November .

Mengapa saya sering merasa lelah dan mengantuk setelah makan siang?

Rasa lelah dan mengantuk sering muncul setelah makan siang. Namun, tidak semua orang punya waktu untuk tidur siang dengan nyaman. Tips berikut dapat membantu mengurangi kelelahan sehingga Anda dapat memulai pekerjaan atau belajar di sore hari lebih awal.

Rasa lelah dan kantuk sering terjadi setelah makan besar. Hal ini karena mengonsumsi banyak makanan berlemak dan bertepung menyebabkan darah mengalir deras ke perut untuk fokus mencerna makanan dan menyerap nutrisi. Akibatnya, aliran darah ke otak berkurang, sehingga menyebabkan perasaan lelah.

Vì sao lại hay bị mệt mỏi, buồn ngủ sau bữa ăn trưa ? - Ảnh 1.

Rasa lelah dan mengantuk lebih mungkin terjadi jika Anda mengonsumsi makan siang yang tinggi lemak dan karbohidrat.

Alasan lain mengapa kelelahan setelah makan adalah karena tubuh melepaskan lebih banyak insulin untuk memetabolisme dan mengangkut glukosa dari aliran darah ke dalam sel untuk diserap. Perasaan lelah muncul karena tubuh perlu mengeluarkan banyak energi untuk proses ini.

Selain itu, makan meningkatkan kadar neurotransmitter serotonin. Serotonin menciptakan perasaan rileks dan mengantuk. Semua faktor ini bekerja bersama-sama membuat tubuh merasa lelah setelah makan siang.

Karena aliran darah lebih banyak ke perut dan lebih sedikit ke otak setelah makan, cara yang baik untuk menghindari kelelahan adalah dengan berolahraga. Jalan santai setelah makan siang akan membantu mengurangi kelelahan dan rasa kantuk. Mulailah hari Anda dengan berita kesehatan untuk membaca lebih lanjut di artikel ini!



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
kota nelayan

kota nelayan

Vietnam, aku mencintainya

Vietnam, aku mencintainya

Senyum di hari kemenangan

Senyum di hari kemenangan