1. Mengapa wanita hamil lebih rentan terkena wasir?
- 1. Mengapa wanita hamil lebih rentan terkena wasir?
- 2. Bagaimana wasir memengaruhi ibu hamil dan janinnya?
- 3. Apakah perlu melakukan operasi pengangkatan wasir selama kehamilan?
- 4. Cara menghindari wasir selama kehamilan
Selama kehamilan, seiring pertumbuhan bayi dan pembesaran rahim, tekanan pada pembuluh darah panggul dan vena cava inferior, terutama yang berada di dekat anus dan rektum, meningkat, menyebabkan pembuluh darah tersebut melebar atau membengkak. Peningkatan kadar progesteron selama kehamilan menyebabkan otot-otot rileks, membuat dinding pembuluh darah lebih rentan terhadap pembengkakan. Hal ini juga berkontribusi pada sembelit, karena progesteron memperlambat pergerakan usus. Saat sembelit, wanita hamil sering cenderung mengejan saat buang air besar, dan sering mengejan dapat menyebabkan atau memperburuk wasir.
Selain itu, faktor-faktor seperti penambahan berat badan yang berlebihan selama kehamilan atau duduk atau berdiri di satu tempat terlalu lama juga dapat memengaruhi anus, sehingga meningkatkan risiko wasir pada wanita hamil.

Ketika seorang wanita hamil mengalami wasir, ia akan kesulitan melahirkan secara normal.
2. Bagaimana wasir memengaruhi ibu hamil dan janinnya?
Wasir sangat umum terjadi pada "trimester ketiga," yaitu mulai minggu ke-28 kehamilan dan seterusnya, ketika ibu menjadi lebih berat karena pertumbuhan bayi di dalam rahim.
Saat menderita wasir, wanita pascapersalinan mungkin mengalami gatal dan ketidaknyamanan ringan atau nyeri hebat. Terkadang wasir menyebabkan pendarahan dubur, terutama saat buang air besar. Wasir juga dapat menyebabkan persalinan yang sulit karena jaringan wasir menekan dan mempersempit jalan lahir. Jika wasir berukuran besar, darah dapat menyembur keluar saat buang air besar. Dalam kasus wasir prolaps, jaringan wasir tidak dapat kembali ke posisi semula dan menonjol sepenuhnya dari anus, menyebabkan nyeri yang tidak menyenangkan dan memengaruhi kesehatan.
Bagi janin, ketika ibu menderita wasir, persalinan normal menjadi sulit. Pengejanan selama persalinan dapat memperbesar wasir, menyebabkan wasir semakin menonjol, dan dapat mengakibatkan pendarahan hebat dan nekrosis.
3. Apakah perlu melakukan operasi pengangkatan wasir selama kehamilan?
Faktanya, dokter tidak akan merekomendasikan operasi wasir pada wanita hamil karena banyaknya risiko yang terkait, seperti komplikasi anestesi, reaksi obat yang merugikan setelah operasi, peningkatan risiko infeksi, dan komplikasi pendarahan pasca operasi.
Dalam kebanyakan kasus, wasir dapat hilang sepenuhnya tanpa pengobatan setelah seorang wanita melahirkan, begitu kadar hormon, volume darah, dan tekanan perut kembali normal.
Kecuali dalam kasus di mana pengobatan wasir benar-benar diperlukan sebelum atau sesudah melahirkan, dokter akan dengan cermat mempertimbangkan risiko dan manfaatnya.
4. Cara menghindari wasir selama kehamilan
Untuk menghindari wasir selama kehamilan, ibu hamil harus memperhatikan hal-hal berikut:
- Sembelit sebaiknya dihindari.
Konsumsilah secara teratur dan berikan tubuh Anda banyak serat melalui buah-buahan dan beri.
Konsumsilah sayuran seperti brokoli dan kale.
Konsumsilah biji-bijian utuh seperti gandum, beras merah, dan jagung popcorn; serta kacang-kacangan seperti lentil dan buncis.
Anda bisa mengonsumsi kacang-kacangan seperti almond dan kenari.
- Sediakan air minum yang cukup.
Berikan tubuh Anda banyak air. Wanita hamil harus minum lebih dari 4 liter air per hari.
- Buang air besar secara teratur
Hindari menahan buang air besar saat Anda merasa ingin buang air besar, karena hal ini dapat menyebabkan sembelit, yang merupakan penyebab wasir pada wanita hamil.
- Hindari duduk atau berdiri terlalu lama dalam satu waktu.
Jika pekerjaan kantoran Anda mengharuskan Anda duduk di depan komputer dalam waktu lama, cobalah untuk berhenti setelah 30 menit dan lakukan olahraga ringan dengan berjalan kaki (selama beberapa menit) untuk mengurangi tekanan pada area anus.
- Makan yogurt
Yogurt, yang kaya akan bakteri probiotik, membantu mengatasi sembelit, merangsang saluran pencernaan, dan melancarkan buang air besar. Bakteri dalam yogurt juga meningkatkan penyerapan nutrisi, yang sangat penting selama kehamilan.
- Lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin dan beritahukan kepada dokter Anda tentang gejala apa pun yang Anda alami.
Jika Anda sering mengalami sembelit dan kondisi tersebut tidak membaik, Anda harus berkonsultasi dengan dokter tentang obat pencahar yang dapat digunakan oleh wanita hamil.
Selama kehamilan, ibu hamil tidak dapat sembarangan menggunakan obat apa pun tanpa resep dokter. Oleh karena itu, sebaiknya ibu hamil memeriksakan diri ke dokter untuk pemeriksaan dan pengobatan tepat waktu.
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/mac-tri-khi-mang-thai-co-can-phai-cat-169260627153548748.htm








