
Duduk dalam waktu lama meningkatkan risiko obesitas perut - Ilustrasi.
Mengapa duduk dalam waktu lama menyebabkan lemak perut?
Menurut Dr. Nguyen Anh Tuan, wakil direktur Institut Bedah Pencernaan di Rumah Sakit Pusat Militer 108, duduk terlalu lama merupakan salah satu penyebab utama obesitas perut. Hal ini karena ketika duduk dalam waktu lama, tubuh menggunakan lebih sedikit energi dibandingkan saat berdiri atau bergerak, sehingga menyebabkan kelebihan kalori dan penumpukan lemak.
Selain itu, banyak orang duduk dengan postur yang salah, membungkuk atau menunduk, yang melemahkan otot perut dan memudahkan penumpukan lemak. Postur duduk yang miring atau condong meningkatkan tekanan pada tulang belakang dan area pinggang.
Secara khusus, kebiasaan makan berlebihan sambil duduk di tempat kerja, kebiasaan ngemil atau minum minuman manis sambil duduk, menyebabkan penumpukan kalori berlebih. Duduk dalam waktu lama mengurangi sirkulasi darah dan memperlambat metabolisme, sehingga menyebabkan penumpukan lemak perut.
Bagaimana posisi duduk yang tepat agar perut tidak buncit?
Menurut Dr. Tuan, duduk terlalu lama adalah salah satu penyebab utama penumpukan lemak perut. Namun, Anda dapat sepenuhnya mengendalikan hal ini dengan menyesuaikan postur duduk dan menggabungkannya dengan gaya hidup sehat.
Pertahankan "postur berdiri" dengan cara: Duduk dengan punggung lurus (bersandar sedikit pada kursi, jaga agar tetap lurus tetapi tidak kaku); rilekskan bahu (hindari membungkuk); jaga agar punggung bawah tetap menempel pada kursi (Anda dapat meletakkan bantal kecil di bawah punggung bawah untuk menopang postur tegak); dan letakkan kedua kaki rata di lantai (lutut membentuk sudut 90 derajat, hindari menyilangkan kaki).
Selain itu, perlu meningkatkan aktivitas ringan saat duduk dengan mengaktifkan otot perut (saat duduk, kencangkan otot perut secara perlahan selama 5-10 detik lalu rileks, ulangi 10-15 kali per jam); sering mengubah posisi (setiap 30 menit, ubah posisi duduk Anda untuk mengurangi tekanan pada area perut); dan melakukan beberapa latihan di tempat (menggoyangkan bahu secara perlahan, memutar pergelangan tangan, atau meregangkan kaki untuk menjaga sirkulasi darah).
Anda juga bisa melakukan latihan sederhana di meja kerja, seperti mengangkat lutut. Duduk tegak, perlahan angkat satu lutut hingga setinggi pinggul, tahan selama 5 detik, lalu ganti kaki. Ulangi 10-15 kali untuk setiap kaki.
Untuk memutar pinggang Anda, duduk tegak, putar tubuh Anda ke kanan, tahan selama 5 detik, lalu putar ke kiri, ulangi 10-12 kali.
"Menghilangkan lemak perut bukan hanya soal estetika; ini juga berkaitan dengan kesehatan secara keseluruhan. Untuk mencapai tujuan ini, Anda perlu menggabungkan banyak faktor, mulai dari diet hingga olahraga dan gaya hidup."
Minumlah 2-3 liter air setiap hari untuk meningkatkan metabolisme dan mengurangi nafsu makan. Hindari minuman manis atau kopi. Makanlah dengan sehat, pilihlah porsi makan yang lebih kecil dengan makanan kaya protein dan serat seperti buah segar, kacang-kacangan, dan yogurt tawar. Batasi camilan berkalori tinggi seperti permen dan keripik.
Selain itu, gunakan kursi yang sesuai, pilih kursi dengan desain yang menopang tulang belakang, untuk membantu menjaga postur tubuh yang benar. Anda dapat menggunakan bola yoga untuk meningkatkan keseimbangan dan mengaktifkan otot perut saat duduk.
"Secara khusus, hindari duduk terlalu lama terus menerus. Setiap 30-60 menit, berdiri, berjalan-jalan, atau lakukan peregangan selama 5 menit," saran Dr. Tuan.
Sumber: https://tuoitre.vn/mach-ban-cach-ngoi-de-khong-bi-beo-bung-20250828130858127.htm







