![]() |
Negosiasi antara Mainz dan MU tidak berjalan mulus. |
Kobbie Mainoo diyakini telah menunjukkan performa yang lebih baik sejak musim panas lalu, tetapi masih ada masalah yang belum terselesaikan antara dia dan Manchester United mengenai kontrak baru.
Musim panas lalu, Mainoo tidak senang dengan peran terbatasnya di bawah Ruben Amorim dan membuka kemungkinan untuk meninggalkan Old Trafford. Chelsea dan Napoli dilaporkan tertarik.
Namun, gelandang muda Inggris itu memutuskan untuk tetap tinggal. Keputusan ini terbukti menjadi titik balik, karena Maino telah diberi peran sebagai pemain inti secara reguler sejak Michael Carrick mengambil alih.
Menurut talkSPORT , manajemen Manchester United bermaksud untuk menegosiasikan kontrak jangka panjang dengan Mainoo. Gajinya saat ini sekitar £25.000 per minggu bisa meningkat empat kali lipat. Namun, Daily Mail melaporkan bahwa masih ada "hambatan" antara perwakilan pemain dan klub.
Laporan menunjukkan bahwa Mainoo awalnya setuju untuk berkompromi dengan tawaran gaji baru. Namun, ia tidak menerima tanggapan hingga Amorim meninggalkan posisi pelatih pada bulan Januari. Masih belum jelas apakah ketentuan lama masih berlaku, terutama mengingat perubahan signifikan dalam perannya.
Mainoo menandatangani kontrak pada tahun 2023, berlaku hingga 2027. Di bawah asuhan Carrick, ia menjadi pilihan reguler di lini tengah. Dengan kemungkinan kepergian Casemiro di musim panas, peran Mainoo semakin penting.
Carrick pernah menyebut Mainoo sebagai "talenta hebat" dalam sebuah wawancara dengan BBC . Dia mengatakan bahwa dia telah mengikuti perkembangan gelandang tersebut sejak masih sangat muda dan percaya pada potensi jangka panjangnya.
Jika kedua belah pihak dapat menemukan titik temu, peluang Mainoo untuk berkomitmen jangka panjang kepada MU akan lebih cerah. Namun, sampai kontrak baru ditandatangani, masa depan salah satu talenta terbaik tim ini tetap tidak pasti.
Sumber: https://znews.vn/mainoo-con-khuc-mac-can-giai-quyet-with-mu-post1632147.html








Komentar (0)