
Pada dasarnya, hidangan tradisional Tet sebagian besar tetap sama seperti sekarang, termasuk kue ketan hijau (banh chung), daging babi berlemak, acar bawang, lumpia goreng (nem ran), ayam, sup rebung, sosis babi (gio lua), dan ketan buah gac (xoi gac). Ini adalah hidangan tradisional terpenting bagi masyarakat Vietnam, menciptakan perayaan yang mewah, berwarna-warni, dan meriah untuk tahun baru.

Secara tradisional, seluruh keluarga akan duduk bersama untuk membungkus banh chung (kue beras tradisional Vietnam) dan begadang sepanjang malam untuk memasaknya. Hingga hari ini, kebiasaan ini masih dilestarikan di banyak keluarga Vietnam di ketiga wilayah tersebut.
Bekerja keras sepanjang tahun, makan dengan hemat untuk menabung demi hidangan mewah saat Tết – itulah perasaan yang dialami banyak orang Vietnam selama masa-masa sulit era subsidi.

Saat ini, dengan peningkatan standar hidup dan kemakmuran yang lebih besar, hidangan tradisional tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari santapan Malam Tahun Baru atau Hari Tahun Baru. Namun, setelah makan dua atau tiga hidangan tradisional dengan makanan berlemak, banyak orang mulai mencari pilihan yang lebih ringan seperti sup mie siput, sup mie kepiting, atau pho untuk menghindari rasa kenyang berlebihan akibat kekayaan rasa.
Majalah Warisan






Komentar (0)