![]() |
Absennya Guehi bisa menjadi pukulan besar bagi lini pertahanan Manchester City. |
Sebelumnya, manajer Pep Guardiola berharap EFL akan menyetujui untuk membiarkan Guehi bermain di final, setelah Man City gagal mendaftarkan pemain tersebut tepat waktu sebelum semifinal.
Peraturan Carabao Cup saat ini menyatakan bahwa seorang pemain hanya diperbolehkan bermain untuk dua klub dalam musim yang sama jika transfer ke tim baru terjadi sebelum leg pertama semifinal.
Guehi baru bergabung dengan Man City setelah leg pertama semifinal melawan Newcastle United. Oleh karena itu, ia tidak memenuhi syarat untuk bermain di leg kedua semifinal atau final. Pep percaya aturan ini cukup tidak masuk akal dan berharap EFL akan mengubahnya.
Pep Guardiola mengungkapkan kebingungan dan kekecewaannya tentang aturan tersebut: "Saya tidak mengerti aturan itu. Klub berinvestasi besar-besaran dalam membeli pemain, namun dia tidak diizinkan bermain di final. Mudah-mudahan, kita bisa menulis surat untuk meyakinkan Piala Carabao (EFL) agar mengizinkan Marc Guehi bermain di final."
Namun, menurut Sky Sports, EFL telah memutuskan untuk mempertahankan peraturan yang berlaku saat ini dan tidak akan mengubahnya untuk memberikan kelonggaran kepada Man City.
Keputusan ini bersifat final dan tidak mengizinkan Guehi untuk berpartisipasi di Wembley. Perlu dicatat, EFL sebelumnya telah melonggarkan beberapa peraturan di awal musim 2025/26 untuk memungkinkan pemain bermain untuk dua klub jika mereka pindah sebelum leg pertama semifinal.
Berkat perubahan inilah Antoine Semenyo (dari Bournemouth ke Man City) diizinkan bermain di kedua leg semifinal Carabao Cup meskipun sebelumnya bermain untuk Bournemouth di babak sebelumnya. Namun, kasus Guehi berbeda.
Sumber: https://znews.vn/man-city-vo-mong-voi-guehi-post1625704.html








Komentar (0)