
Bruno Fernandes memeluk Casemiro selamat tinggal - Foto: AP
Baik Manchester United maupun Nottingham Forest telah mencapai tujuan mereka untuk musim ini. Sementara "Setan Merah" telah mengamankan tempat mereka di Liga Champions 2026-2027 beberapa putaran lalu, Nottingham Forest aman dari degradasi.
Namun, itu tidak berarti pertandingan di Old Trafford hanyalah formalitas belaka.
Sebaliknya, Manchester United masih memiliki target individu yang harus dicapai. Bruno Fernandes saat ini memiliki 19 assist dan membutuhkan setidaknya satu assist lagi untuk menyamai rekor Thierry Henry (Arsenal 2002-2003) dan Kevin De Bruyne (Man City 2019-2020).
Ini adalah pertandingan kandang terakhir Manchester United di Liga Premier musim ini. Oleh karena itu, ini juga merupakan pertandingan perpisahan Casemiro untuk para penggemar "Setan Merah".
Casemiro bergabung dengan Manchester United pada tahun 2022 dari Real Madrid dan telah mengumumkan kepergiannya dari Setan Merah setelah akhir musim ini.
Manchester United sangat ingin mengalahkan Nottingham Forest sebagai hadiah perpisahan untuk Casemiro. Kemenangan bagi "Setan Merah" melawan tim tamu juga dapat memotivasi pemilik klub untuk menandatangani kontrak permanen dengan manajer Michael Carrick.

Casemiro tampak emosional saat mengucapkan selamat tinggal kepada Manchester United setelah empat tahun bersama klub tersebut - Foto: AP
Pertandingan antara Manchester United dan Nottingham Forest berlangsung terbuka dan menampilkan beberapa situasi berbahaya. Luke Shaw membuka skor untuk Manchester United pada menit ke-5. Morato menyamakan kedudukan untuk Nottingham Forest pada menit ke-53, menjadikan skor 1-1. Namun hanya dua menit kemudian, Matheus Cunha mencetak gol untuk kembali membawa Manchester United unggul.
Gol ini menuai kontroversi bagi Manchester United. Sebelum Cunha mencetak gol, bola jelas menyentuh tangan Ryan Mbeumo. Namun, wasit tetap mengesahkan gol tersebut untuk Manchester United meskipun telah berkonsultasi dengan VAR.
Pada menit ke-76, momen yang ditunggu-tunggu para penggemar Man United akhirnya tiba. Bruno Fernandes memberikan assist kepada Mbeumo untuk mencetak gol, memperlebar keunggulan Man United menjadi 3-1.
Setelah memberikan assist bersejarah ini, rekan-rekan setimnya berlari untuk merayakan bersama Bruno Fernandes seolah-olah dia baru saja mencetak gol.

Para penggemar di Old Trafford memberikan penghormatan kepada Casemiro - Foto: AP
Bruno Fernandes bisa saja mencapai tonggak sejarah ini lebih cepat jika Mbeumo memanfaatkan umpan-umpannya. Pada menit ke-78, Morgan Gibbs-White mencetak gol untuk memperkecil selisih skor menjadi 2-3 untuk Nottingham.
Namun, Manchester United terus menekan maju secara agresif untuk mencari lebih banyak gol. Bruno Fernandes adalah pemain yang paling aktif, melakukan lari-lari penuh tekad ke depan. Dia sangat ingin menambah satu assist lagi dalam sejarahnya di Premier League.
Bruno Fernandes bisa mewujudkannya jika Patrick Dorgu dan Joshua Zirkzee tidak menyia-nyiakan peluang mereka.

Bruno Fernandes mencatatkan assist ke-20-nya di Liga Premier musim ini - Foto: AP
Pada menit ke-81, Old Trafford bergemuruh saat Casemiro meninggalkan lapangan, memberi jalan bagi Mason Mount. Ia berjalan perlahan, seolah enggan meninggalkan lapangan Old Trafford, di tengah tepuk tangan para penggemar. Rekan-rekan setimnya juga datang untuk berjabat tangan dan mengucapkan selamat tinggal, sementara ia berusaha menahan air matanya.
Pada akhirnya, Man United menang 3-2, hasil yang merupakan hadiah yang pantas untuk Casemiro. Namun Bruno Fernandes harus berusaha sebaik mungkin untuk menciptakan assist di pertandingan pekan ke-38 untuk meraih gelar pemberi assist terbanyak dalam satu musim Premier League dalam sejarah.
Sumber: https://tuoitre.vn/man-united-thang-tran-cau-dac-biet-nhat-mua-bong-20260517210429454.htm








Komentar (0)