Pengumuman itu dibuat pada 22 Mei, kurang dari lima bulan setelah Carrick kembali melatih tim utama. Mantan gelandang berusia 44 tahun itu membantu Man Utd mengamankan tempat di Liga Champions musim depan dengan 11 kemenangan dalam 16 pertandingan, dan juga membantu tim finis di posisi ketiga secara keseluruhan.
Dalam sebuah pernyataan di situs web klub, Carrick mengatakan bahwa ia merasakan keajaiban Manchester United sejak hari pertama bergabung dengan klub tersebut 20 tahun yang lalu. Manajer asal Inggris itu mengatakan bahwa memimpin tim adalah sebuah kebanggaan besar, dan menegaskan bahwa Manchester United harus berupaya untuk bersaing memperebutkan gelar-gelar terbesar.

"Selama lima bulan terakhir, kelompok pemain ini telah menunjukkan bahwa mereka mampu mencapai standar ketahanan, persatuan, dan tekad yang dituntut klub," kata Carrick. "Sekarang saatnya untuk bergerak maju bersama dengan ambisi dan tujuan yang jelas. Manchester United dan para penggemarnya yang luar biasa pantas untuk kembali bersaing memperebutkan trofi-trofi besar."
Carrick mengambil alih posisi manajer pada 13 Januari, setelah Ruben Amorim dipecat. Saat itu, Man Utd berada di peringkat ketujuh di Liga Premier dan menghadapi risiko gagal lolos ke Liga Champions. Hanya dalam waktu empat bulan, mantan pemain internasional Inggris ini membantu tim untuk secara signifikan meningkatkan performa dan perolehan poinnya.
Manchester United telah meraih poin terbanyak di Premier League sejak Carrick mengambil alih. Ia juga memenangkan penghargaan Manajer Terbaik Bulan Ini di bulan pertamanya menjabat, setelah meraih kemenangan melawan Manchester City dan Arsenal.
Direktur Sepak Bola Jason Wilcox percaya Carrick layak mendapatkan kesempatan jangka panjang, berkat hasil yang diraihnya di lapangan dan pendekatannya yang selaras dengan nilai-nilai tradisional klub. "Michael telah membangun hubungan yang kuat dengan para pemain dan menciptakan budaya kemenangan di Carrington dan di ruang ganti," kata Wilcox. "Membawa tim kembali ke Liga Champions adalah pencapaian yang tidak boleh dianggap remeh."
Menurut media Inggris, manajemen Manchester United telah mempertimbangkan beberapa kandidat lain seperti Andoni Iraola, Julian Nagelsmann, dan Luis Enrique. Namun, setelah mengesampingkan kemungkinan mendekati Iraola pekan lalu, CEO Omar Berrada dan Wilcox mengusulkan agar pemilik bersama Jim Ratcliffe memberikan pekerjaan itu secara permanen kepada Carrick.

Carrick menjadi manajer resmi ketujuh Manchester United sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada tahun 2013. Sebelum dia, klub Old Trafford telah dikelola oleh David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, Erik ten Hag, dan Ruben Amorim.
Pengangkatan Carrick dipandang sebagai pilihan yang berfokus pada stabilitas setelah bertahun-tahun mengalami gejolak. Sebagai mantan kapten yang bermain 464 pertandingan untuk Man Utd, Carrick memahami lingkungan klub dan sangat dihargai karena kemampuannya untuk mengendalikan ruang ganti.
Selama masa baktinya di Man Utd, Carrick memenangkan lima gelar Premier League, satu Liga Champions, satu Liga Europa, satu Piala FA, dua Piala Liga, dan satu Piala Dunia Antarklub FIFA. Ia menjabat sebagai manajer interim pada akhir tahun 2021 setelah Solskjaer meninggalkan posisi tersebut.
Susunan staf pelatih saat ini kemungkinan besar akan tetap sama. Asisten pelatih Steve Holland, bersama dengan Jonathan Woodgate, Jonny Evans, dan Travis Binnion, akan menerima kontrak baru. Man Utd juga ingin menambahkan spesialis bola mati untuk meningkatkan efektivitas mereka dalam situasi bola mati.
Sumber: https://baohatinh.vn/man-utd-ky-hop-dong-with-coach-carrick-until-2028-post311144.html










Komentar (0)