Microsoft membuka pintu untuk Windows 11? |
Menurut Neowin, meskipun Microsoft sebelumnya mengklaim TPM sebagai "standar yang tidak dapat dinegosiasikan" untuk Windows 11, kini ada tanda-tanda bahwa perusahaan tersebut menawarkan peningkatan ke sistem operasi baru tersebut, bahkan untuk komputer yang tidak memenuhi persyaratan perangkat keras minimum.
Hal ini menunjukkan bahwa Microsoft sedang menyesuaikan pendiriannya, membuka peluang bagi pengguna sistem lama untuk merasakan Windows 11 melalui pembaruan baru.
Microsoft membuka pintu untuk Windows 11?
Sebuah situasi menarik perhatian komunitas teknologi ketika sebuah laporan dari laman Borncity (Jerman) menunjukkan bahwa Windows 11 mungkin "melonggarkan" standar instalasi.
Kisah ini bermula ketika seorang pengguna tiba-tiba menerima undangan untuk memperbarui ke Windows 11, meskipun komputernya menjalankan Windows 10 dan telah menonaktifkan chip TPM di BIOS – sebuah komponen yang dianggap sebagai persyaratan wajib.
Laptop yang digunakan orang ini adalah Lenovo IdeaPad yang dilengkapi prosesor Intel Core i5 generasi ke-8. Lini CPU ini masih ada dalam daftar CPU yang didukung oleh Windows 11. Namun, tindakan menonaktifkan TPM, yang dimaksudkan untuk mencegah pembaruan secara aktif, tidak cukup untuk menghentikan undangan dari Microsoft.
Fenomena ini muncul setelah pembaruan KB5001716 – sebuah patch yang dirilis oleh Microsoft dengan tujuan mendorong pengguna untuk memperbarui ke versi sistem operasi baru.
Membuka peluang bagi pengguna sistem lama untuk merasakan Windows 11 melalui pembaruan baru. |
Meskipun Microsoft telah menyatakan bahwa pembaruan ini tidak akan lagi terinstal secara otomatis di latar belakang, banyak pengguna masih mencatat bahwa mereka menerima pemberitahuan pemutakhiran Windows 11 dalam kasus yang cukup "membingungkan".
Dunia teknologi saat ini tengah ramai membicarakan kemungkinan bahwa ini hanyalah kesalahan teknis dalam sistem pengujian perangkat Microsoft, atau bahwa pengaturan di BIOS secara tidak sengaja berhasil melewati penghalang sensor perangkat keras.
Menariknya, situasi serupa pernah terjadi sebelumnya. Seorang anggota veteran forum Neowin berbagi bahwa ia berhasil memperbarui Windows 11 pada perangkat yang tidak ada dalam daftar dukungan.
Kasus-kasus seperti ini membuat pengguna bingung, karena Microsoft selalu menegaskan bahwa TPM merupakan persyaratan wajib untuk memastikan keamanan di Windows 11. "Pengecualian" ini tampaknya bertentangan dengan kebijakan perusahaan yang tidak kenal kompromi.
Akibatnya, komunitas teknologi mempertanyakan konsistensi peluncuran sistem operasi baru oleh Microsoft, serta efektivitas sebenarnya dari sistem pengujian perangkat keras saat ini.
Sampai saat ini, Microsoft belum menanggapi kasus penerimaan undangan pembaruan meskipun perangkat tidak memenuhi persyaratan TPM.
Sumber: https://baoquocte.vn/may-tinh-khong-dat-yeu-cau-van-duoc-microsoft-nang-cap-len-windows-11-322267.html
Komentar (0)