![]() |
Gelombang panas yang memecahkan rekor mengancam ambisi Mbappe . |
Pada dini hari tanggal 5 Juli, Prancis akan menghadapi Paraguay di babak 16 besar. Namun, Prancis berada dalam situasi sulit karena gelombang panas bersejarah yang diprediksi akan terjadi di lokasi turnamen. Menurut Weather.com , suhu saat kick-off bisa melebihi 100 derajat Fahrenheit (sekitar 38 derajat Celsius), suhu tertinggi yang pernah tercatat di Piala Dunia 2026.
Kelembapan diperkirakan mencapai sekitar 44%, sehingga suhu yang dirasakan akan terasa lebih dingin. Para ahli cuaca bahkan menyarankan agar atlet yang paling bugar sekalipun membatasi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi seperti ini.
Hal ini membuat FIFA mempertimbangkan untuk menunda pertandingan demi menjamin keselamatan para pemain, meskipun ini adalah skenario yang jarang terjadi di Piala Dunia. Namun, kemungkinan perubahan jadwal rendah karena pertandingan dijadwalkan pada jam tayang utama bagi penonton Eropa.
Bagi Mbappe secara pribadi, ini bisa menjadi rintangan besar dalam perebutan Sepatu Emas. Striker berusia 27 tahun ini sedang dalam performa yang luar biasa, telah terlibat dalam 8 gol hanya dalam 4 pertandingan. Mbappe saat ini memimpin daftar pencetak gol terbanyak bersama Lionel Messi dengan 6 gol.
Tim Prancis sudah terbiasa dengan dampak cuaca di Piala Dunia tahun ini. Di babak penyisihan grup, pertandingan mereka melawan Irak terganggu oleh badai petir. Namun, tantangan ini dianggap jauh lebih sulit karena "Les Bleus" harus bermain dalam suhu panas yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Sumber: https://znews.vn/mbappe-doi-mat-thu-thach-chua-tung-co-post1665605.html


























































