Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Para pria berjalan menyusuri jalan setapak pedesaan kembali ke tanah kenangan.

Việt NamViệt Nam30/03/2024

Kota kelahiranku bukanlah pedesaan yang subur dan penuh buah-buahan yang dikelilingi rumah-rumah kuno atau sawah yang luas. Kota ini hanyalah sebuah dusun kecil yang terletak di lereng berpasir di tepi pantai.

Di sanalah aku menghabiskan masa kecilku yang dipenuhi kenangan tak terlupakan. Pagi-pagi yang sejuk, ketika matahari mulai terbit, menghilangkan kabut tipis yang menyelimuti bunga-bunga liar hijau subur di sekitar rumah. Siang hari yang terik di musim panas, ketika sinar matahari yang intens menembus pepohonan yang mengelilingi desa kecil itu, menciptakan bayangan di sepanjang jalan setapak pedesaan. Malam hari yang dipenuhi dengan kicauan serangga yang bercampur. Semua ini menciptakan pedesaan yang damai yang terletak di tepi Laut Cina Selatan.

Setiap kali saya kembali ke kampung halaman, rasanya seperti saya dibawa kembali ke dunia yang damai dan penuh dengan nuansa rumah. Di tengah dengungan jangkrik di antara pepohonan, saya berjalan di sepanjang jalan berpasir yang tenang, hamparan alang-alang putih di kejauhan melukiskan gambaran magis dengan latar belakang tanah kelahiran saya. Bagi saya, ini bukan sekadar jalan pedesaan biasa, tetapi jalan yang membawa saya kembali ke kenangan-kenangan saya.

Menelusuri jalan pedesaan kembali ke kenangan saya, saya tahu bahwa setiap langkah adalah perjalanan panjang dalam hidup, dan kenangan akan tanah kelahiran saya akan selamanya menjadi sumber semangat dan kekuatan tak terlihat untuk membantu saya mengatasi semua kesulitan di jalan yang akan datang.

Jejak kaki ini bukanlah jejak acak, melainkan perjalanan jiwa yang penuh tujuan, sebuah kembali untuk menyelami kenangan manis masa kecil. Momen-momen hari-hari musim panas yang panjang dan cerah, ketika aku dan teman-teman tersayangku berlari dan melompat di atas bukit pasir keemasan, bermain-main dan tertawa riang. Lalu ada saat-saat ketika kami duduk dengan tenang, cerita-cerita kami mengalir saat senja yang memudar menghilang di balik pepohonan di sisi lain bukit pasir.

Melihat gambar tanah kelahiran saya ini, saya merasakan kedamaian dan ketenangan yang menyelimuti setiap aspek waktu. Suasana damai, angin sepoi-sepoi yang membawa aroma bunga dan rumput, suara alam seperti melodi menenangkan yang meluluhkan hati saya. Inilah potongan-potongan gambar kebahagiaan yang telah saya lukis dan simpan di dalam jiwa saya, di kompartemen ingatan saya.

Dari permainan sederhana masa kanak-kanak, seperti permainan tarik tambang tradisional "lima atau sepuluh", hingga pertandingan sepak bola yang riuh di lereng berpasir, kegembiraan, tawa, dan keringat yang terukir di wajah-wajah polos adalah kenangan tak terlupakan bagi setiap anak yang tumbuh di lanskap pedesaan ini.

Meskipun aku sudah lama jauh dari kampung halaman, kenangan-kenangan itu masih tetap hidup dalam pikiranku. Hari ini, kenangan itu seperti portal waktu yang terbuka, memberiku kesempatan untuk kembali ke masa kecilku dan merasakan kembali cita rasa rumah.

Kemudian pedesaan perlahan berubah; dunia modern menyapu bersih nilai-nilai tradisional. Pedesaan kini telah terurbanisasi, jalan setapak pedesaan telah menjadi jalan aspal modern. Kenangan lama memudar. Tetapi kenangan itu tetap hidup di hati mereka yang bernostalgia, sebagai sumber inspirasi tanpa akhir yang membawa kita kembali kepada diri kita sendiri.

Dan tak peduli berapa banyak suka duka yang dibawa kehidupan, tak peduli berapa banyak perubahan yang terjadi di sekitar kita, kampung halaman kita akan selalu tetap menjadi tempat berlindung, tempat kita kembali untuk memperbarui jiwa kita. Karena kampung halaman kita bukan hanya tempat kita dilahirkan dan dibesarkan, tetapi juga tempat cinta yang mendalam tersimpan di hati kita.

Di saat-saat lelah, ketika menghadapi kekhawatiran hidup, kita selalu berpaling pada kenangan indah tentang tanah air. Kenangan-kenangan ini adalah sumber penyemangat, sumber energi positif yang membantu kita mengatasi semua kesulitan.

Berdiri di tengah pedesaan yang tenang, saya mengerti bahwa tak peduli berapa tahun berlalu, tak peduli berapa banyak kesulitan dan rintangan yang kita hadapi, tanah air kita akan selalu menjadi tujuan setiap perjalanan, sumber inspirasi tak berujung untuk terus mendorong kita maju dalam hidup. Dan ketika kita kembali, kita akan selalu disambut oleh kenangan manis akan cinta yang tak terbatas untuk tanah air kita.

Kenangan tentang pedesaan bukan hanya gambar dan suara, tetapi juga emosi yang mendalam; itu adalah tempat kita dibesarkan dan tumbuh dewasa. Bahkan ketika kita meninggalkan tanah air, mengingatnya tetap menjadi sumber semangat dan fondasi kokoh yang membantu kita mengatasi semua kesulitan dan tantangan dalam kehidupan modern.

Bagi para pria, kembali ke kampung halaman dan kenangan mereka adalah tentang menemukan kembali diri mereka sendiri, menemukan kebahagiaan bersama keluarga dan orang-orang terkasih.

TRAN VAN THAI


Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Tanah airku tercinta

Tanah airku tercinta

Sinar matahari

Sinar matahari

Sudut sederhana

Sudut sederhana