![]() |
Messi tampil sangat efektif di babak penyisihan grup. |
Menurut Opta , 618 pemain (tidak termasuk penjaga gawang) bermain setidaknya 90 menit di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026. Menariknya, superstar Argentina ini berlari paling sedikit di antara 618 pemain tersebut, rata-rata hanya 8,1 km per pertandingan. Namun, ia memimpin daftar pencetak gol terbanyak setelah babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 dengan 6 gol.
Dua statistik yang tampaknya bertentangan ini dengan sempurna menggambarkan gaya bermain Messi di usia 39 tahun. Dia tidak lagi terus bergerak seperti di masa jayanya; sebaliknya, dia menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mengamati, membaca permainan, dan menunggu momen yang tepat untuk memberikan pukulan terakhir.
Gaya bermain yang terencana inilah yang memungkinkan Messi selalu berada di tempat yang tepat pada momen-momen krusial. Hanya dengan satu keterampilan, satu umpan, atau satu tembakan, ia mampu mengubah jalannya pertandingan tanpa mengeluarkan terlalu banyak energi.
Piala Dunia 2026 akan menampilkan versi Messi yang lebih berpengalaman dan pragmatis dari sebelumnya. Dia bukan lagi pemain yang hanya menggiring bola melewati lawan seperti di masa mudanya, tetapi memiliki posisi yang hampir sempurna, kesadaran spasial, dan kemampuan pengambilan keputusan yang luar biasa.
Memimpin daftar pencetak gol meskipun menempuh jarak paling sedikit adalah bukti nyata dari filosofi bermain tersebut. Messi tidak mencoba berlari lebih banyak daripada lawannya, melainkan membuat setiap langkah yang diambilnya menjadi lebih berharga.
Sebelum menghadapi Tanjung Verde di babak 32 besar pada 4 Juli, Messi mencetak rekor dengan mencetak gol dalam 7 pertandingan Piala Dunia berturut-turut. Ia juga meningkatkan total golnya di semua turnamen menjadi 19.
Sumber: https://znews.vn/messi-chay-it-nhat-world-cup-ghi-ban-nhieu-nhat-post1664998.html



























































