Alasan Letnan Senior Dang Minh Thuan memilih jalur militer berakar pada keyakinan dan kekagumannya terhadap citra prajurit Ho Chi Minh. Baginya, mengenakan seragam hijau bukan hanya suatu kehormatan tetapi juga kesempatan untuk hidup dan bekerja di lingkungan yang istimewa—tempat yang menempa individu dengan "kemauan dan keberanian baja," disiplin tinggi, cinta dan persahabatan yang mendalam, serta kesediaan untuk berkorban demi kebaikan bersama. Meskipun lingkungan militer itu ketat, lingkungan tersebut telah membentuknya menjadi seorang prajurit yang dewasa dan cakap, tidak hanya teguh dalam pekerjaan profesionalnya tetapi juga teladan dalam kehidupan sehari-harinya.
| Letnan Senior Dang Minh Thuan beserta istri dan anak-anaknya. Foto: TRUNG HIEU |
Saat ini, Bapak Thuan bekerja sebagai perawat, membimbing pasien melalui prosedur pemeriksaan dan perawatan, mematuhi dan menerapkan peraturan dan ketentuan rumah sakit, mekanisme pengelolaan ruang pasien dan ruang prosedur, serta menggunakan dan memelihara peralatan medis sesuai tugas yang diberikan. Untuk memenuhi tuntutan pekerjaannya, Bapak Thuan selalu berdedikasi, teliti, dan penuh perhatian dalam membantu pasien, serta aktif belajar untuk meningkatkan keterampilan profesionalnya. Selain itu, lingkungan kerja yang serius namun ramah telah membantunya mengatasi kesulitan dan berhasil menyelesaikan tugas-tugasnya.
Istri Thuận adalah Letnan Senior Nguyễn Dương Diễm Trang, yang saat ini bekerja di Departemen Farmasi, Rumah Sakit Militer 121, Departemen Logistik dan Teknik, Wilayah Militer 9. Mereka pertama kali bertemu pada tahun 2017 saat bekerja bersama di unit yang sama. Kesan pertama Thuận terhadapnya adalah kepribadiannya yang lembut, bijaksana, dan berdedikasi. Setelah saling mengenal beberapa waktu, pada September 2018, Trang mengikuti pelatihan di Wilayah Militer 7. Tiga bulan hubungan jarak jauh memang menantang, tetapi juga merupakan waktu yang membantu Thuận memperdalam perasaannya terhadapnya. Segera setelah Trang menyelesaikan pelatihannya dan kembali, ia melamar dan dengan senang hati menerima lamarannya. Pada tahun 2019, Thuận dan Trang melangsungkan pernikahan mereka dalam suasana yang hangat dan penuh sukacita. Thuận berasal dari Bac Lieu (dahulu), dan Trang berasal dari Dong Thap. Mereka berdua bekerja di Can Tho , jadi pernikahan mereka diadakan di tiga lokasi berbeda sebagai cara untuk berbagi kebahagiaan dengan kampung halaman dan rekan-rekan mereka.
Pada akhir tahun 2019, kebahagiaan mereka berlipat ganda ketika keluarga mereka menyambut anggota baru. Pada tahun 2021, ketika pandemi Covid-19 merebak, Bapak Thuan ditugaskan di Rumah Sakit Lapangan 6B, sementara Ibu Trang sedang mengandung anak kedua mereka. Itu adalah masa yang sangat sulit karena Bapak Thuan tidak dapat berada di sisi istrinya selama persalinan, dan mengandalkan dukungan dari kedua orang tua. Setiap kali ia mengingat masa itu, ia merasa sangat bersyukur atas cinta dan pengorbanan diam-diam istrinya, yang membantunya mengatasi tantangan besar dalam karier militernya.
Baik kampung halaman Bapak dan Ibu Thuan berjarak lebih dari 100 km dari tempat kerja mereka, sehingga di awal pernikahan mereka, mereka harus menyewa kamar, yang mahal dan tidak nyaman untuk kehidupan sehari-hari dan transportasi. Berkat perhatian dan dukungan dari atasan mereka, mereka diatur untuk menyewa apartemen yang disediakan pemerintah di Area Perumahan Staf Logistik-Teknik, Kelurahan Binh Thuy, Kota Can Tho. Meskipun kamarnya tidak terlalu besar, dengan perencanaan dan pengaturan yang cermat dari mereka berdua, ruangan tersebut tetap cukup nyaman untuk empat anggota keluarga mereka. Terutama, keamanan di sini sangat baik, memberikan ketenangan pikiran sepenuhnya kepada Bapak dan Ibu Thuan ketika anak-anak mereka bermain dan melakukan aktivitas di luar ruangan. Dikelilingi oleh rekan kerja dan sesama tentara, mereka selalu menerima dukungan tepat waktu dan penuh perhatian kapan pun dibutuhkan. Selain itu, taman kanak-kanak dan sekolah dasar terletak tepat di sebelah area perumahan staf, sehingga memudahkan pendidikan anak-anak mereka dan perjalanan sehari-hari.
Akhir pekan adalah waktu berharga bagi seluruh keluarga untuk berkumpul bersama. Ibu Trang sering memasak hidangan lezat dari Delta Mekong yang disukai seluruh keluarga. Sementara itu, Bapak Thuan memanfaatkan waktu untuk membersihkan rumah sambil bermain dengan anak-anak, menciptakan momen kebersamaan yang intim dan hangat. Selama liburan musim panas, festival, dan Tet (Tahun Baru Imlek), mereka sering mengajak anak-anak mereka kembali ke kampung halaman, agar anak-anak dapat terhubung dan mencintai tanah tempat orang tua mereka lahir dan dibesarkan. Kunjungan ke kampung halaman ini tidak hanya membantu anak-anak memahami akar mereka tetapi juga memupuk ikatan keluarga dan tradisi tanah air mereka.
Masa depan menyimpan banyak tantangan, tetapi Thuan dan Trang selalu menyadari bahwa, selain menjaga kebahagiaan keluarga mereka, masing-masing dari mereka, sebagai tentara, memiliki tanggung jawab besar terhadap negara. Dengan cinta dan tekad, mereka akan selalu bersama, membangun rumah tangga mereka dan menjalankan tugas mereka dengan baik, berkontribusi pada perlindungan Tanah Air. Nilai-nilai sederhana namun tulus ini adalah fondasi yang membantu keluarga mereka mengatasi semua kesulitan, memberikan kontribusi kecil untuk membangun tanah air yang makmur dan penuh kasih sayang di Delta Mekong.
SA MOC
Sumber: https://www.qdnd.vn/quoc-phong-an-ninh/xay-dung-quan-doi/mien-tay-yeu-thuong-847962






Komentar (0)