Dapat ditegaskan bahwa penerbitan Keputusan tentang pengembangan tenaga surya atap sangat diperlukan karena berbagai alasan.
Pertama-tama, kebijakan pengembangan energi terbarukan, termasuk energi surya, telah dinyatakan secara jelas dalam Resolusi No. 55-NQ/TW Politbiro tentang orientasi Strategi Pengembangan Energi Nasional Vietnam hingga tahun 2030, dengan visi hingga tahun 2045, dan dalam Rencana Pengembangan Energi VIII. Keunggulan tenaga surya atap adalah ramah lingkungan dan bersih. Oleh karena itu, pengembangan sumber energi ini akan berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca dan perlindungan lingkungan; di sisi lain, juga akan memenuhi kebutuhan energi lokal untuk kehidupan sehari-hari dan produksi, sehingga mengurangi beban pada jaringan listrik nasional dan sistem transmisi - sehingga mengurangi biaya investasi untuk sektor energi dan mengurangi kehilangan daya.
Selain itu, karena Keputusan Perdana Menteri Nomor 13/2020/QD-TTg tentang mekanisme untuk mendorong pengembangan tenaga surya tidak diterapkan sejak 1 Januari 2021, maka telah terjadi "kekosongan hukum" sejak saat itu. Akibatnya, pengembangan tenaga surya atap untuk konsumsi sendiri, tanpa menghasilkan listrik atau menjualnya ke jaringan listrik nasional, menghadapi banyak kendala dan belum terlaksana.
Selanjutnya, dalam Resolusi No. 98/2023/QH15 tentang uji coba beberapa mekanisme dan kebijakan khusus untuk pengembangan Kota Ho Chi Minh , Majelis Nasional mengizinkan Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh untuk memutuskan penggunaan atap yang memenuhi persyaratan teknis kantor administrasi, unit layanan publik, dan kantor lembaga serta unit yang diidentifikasi sebagai aset publik di kota tersebut untuk memasang sistem tenaga surya guna menyediakan listrik untuk operasional kantor-kantor tersebut. Untuk mengimplementasikan mekanisme ini, kota tersebut juga membutuhkan panduan yang lebih spesifik.
Dalam konteks ini, perlu dikembangkan dan diumumkan sebuah Keputusan yang mengatur tentang pengembangan tenaga surya atap untuk menciptakan kerangka hukum dan mekanisme untuk menarik dan mendorong bisnis dan individu untuk berinvestasi dalam tenaga surya atap untuk konsumsi sendiri. Keputusan ini juga akan berfungsi sebagai alat untuk membantu instansi pemerintah mengelola sektor ini secara efektif dan berkontribusi pada implementasi kebijakan Majelis Nasional.
Menjelang pengesahan Keputusan tentang pengembangan tenaga surya atap, komunitas bisnis juga berharap bahwa Keputusan tersebut akan menetapkan prosedur administrasi yang transparan dan jelas. Hal ini karena, menurut masukan dari banyak bisnis, pemasangan tenaga surya atap masih menghadapi banyak kendala. Secara khusus, prosedur administrasi terkait konstruksi, keselamatan kebakaran, dan perlindungan lingkungan untuk tenaga surya atap belum didefinisikan secara jelas dan diterapkan secara berbeda di berbagai daerah. Misalnya, mengenai prosedur konstruksi, beberapa daerah menganggap tenaga surya atap sebagai proyek konstruksi, sementara yang lain menganggapnya sebagai perangkat tambahan, sehingga menyebabkan prosedur yang berbeda. Mengenai prosedur keselamatan kebakaran, beberapa tempat tidak berkonsultasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, beberapa tempat memiliki badan keselamatan kebakaran yang secara proaktif berkonsultasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, sementara yang lain mengharuskan bisnis untuk berkonsultasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Salah satu langkah terpenting untuk mengembangkan tenaga surya atap adalah perlunya regulasi yang jelas dan transparan serta penerapan prosedur administratif yang konsisten. Oleh karena itu, rancangan usulan Keputusan tersebut harus mencakup kebijakan tentang peninjauan peraturan hukum di bidang lain yang terkait dengan instalasi tenaga surya atap dan mengusulkan amandemen dalam Keputusan itu sendiri, sehingga bisnis dan individu dapat menerapkannya dengan mudah.
Sumber






Komentar (0)