
Ilustrasi.
Seorang pria berusia 34 tahun baru-baru ini dirawat di Rumah Sakit Uong Bi Vietnam-Swedia ( provinsi Quang Ninh ) karena luka bakar di pahanya setelah ponselnya tiba-tiba meledak saat ia sedang menggunakannya.
Pasien mengalami rasa nyeri terbakar dan kerusakan kulit serta menerima pertolongan pertama sebelum dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan. Menurut dokter, ini berfungsi sebagai peringatan tentang risiko kebakaran dan ledakan dari baterai telepon jika perangkat tersebut rusak atau digunakan secara tidak benar.
Para ahli menyarankan agar orang-orang tidak terus menggunakan baterai yang bengkak, berubah bentuk, atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Baterai dan pengisi daya harus berasal dari sumber terpercaya dan kompatibel dengan perangkat.
Selain itu, hindari meninggalkan ponsel Anda di area bersuhu tinggi atau bersama benda logam yang dapat menyebabkan korsleting. Jika perangkat menjadi sangat panas, mengeluarkan bau terbakar, atau menunjukkan tanda-tanda abnormal lainnya, segera hentikan penggunaannya dan periksa atau ganti baterai jika perlu.
Jika terjadi luka bakar akibat ledakan baterai ponsel, segera singkirkan sumber luka bakar, dinginkan area yang terkena di bawah air mengalir bersih selama 15-20 menit, lalu segera pergi ke fasilitas medis untuk pemeriksaan.
Dokter menyarankan agar orang-orang sama sekali menghindari penggunaan pasta gigi, saus ikan, minyak obat, atau pengobatan tradisional yang belum terbukti khasiatnya pada luka bakar, karena hal ini dapat meningkatkan risiko infeksi dan membuat pengobatan lebih sulit.
Sumber: https://vtv.vn/moi-nguy-rinh-rap-pin-dien-thoai-phat-no-100260626142736917.htm









