
*****
Semoga harimu cerah dan menyegarkan.
Biarkan aku menyimpan senyum masa kecil itu selamanya.
Keinginan tulusku takkan pernah pudar.
Izinkan saya mempertahankan mimpi saya tentang perdamaian.
Berharap untuk menjaga hatiku tetap murni
Bantulah saya untuk tekun dalam perjalanan yang berat ini.
Semoga perdamaian abadi.
Biarkan aku bertahan di tengah seribu angin dan embun beku.
Berharap untuk menabur benih cinta
Izinkan saya menempuh jalan kebenaran.
Semoga malam ini cerah dan terang.
Izinkan saya berkontribusi untuk menghidupkan suasana musim semi.
Berharap untuk hidup indah di bawah langit.
Izinkan aku menghiasi kehidupan di keempat penjuru.
Sebuah aspirasi bersama untuk tanah air kita.
Semoga aku tetap teguh dan tangguh di masa depan.
Cita-cita untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Izinkan saya berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai lebih jauh.
Keinginan untuk mengatasi lereng yang berbadai.
Izinkan saya memperkuat tekad saya untuk melewati hari-hari yang berlalu.
Berharap untuk bekerja dengan tekun
Aku akan menanggung kesulitan dan menunggu waktu yang tepat.
Keinginan untuk menyeberangi samudra yang luas.
Biarkan aku menikmati sinar matahari yang luas.
Keinginan saya adalah menjaga hati saya tetap murni.
Izinkan saya menyebarkan kebaikan dan kasih sayang.
Keinginan untuk berkontribusi dengan tekun.
Izinkan saya bekerja lebih keras lagi di masa mendatang.
Semoga masa depanmu cerah dan penuh warna.
Izinkan saya mendesain jembatan impian.
Bakti kepada orang tua adalah kebajikan seumur hidup.
Dengan hati yang tulus, kami menjaga pantai yang damai.
*****
Penulis Hong Gai, ditulis di Hanoi pada 26 Juni 2026.
Sumber: https://baoquangninh.vn/mong-uoc-de-toi-3413060.html








