1. Membantu menurunkan berat badan
Diet OMAD (OMAD adalah singkatan dari One Meal A Day/Satu Kali Makan Sehari) bertujuan untuk membatasi asupan makanan, membantu tubuh membakar lemak berlebih, sehingga menyebabkan penurunan berat badan.
2. Meningkatkan kondisi diabetes tipe 2
Sebuah studi yang diterbitkan di World Journal of Diabetes menemukan bahwa pasien diabetes tipe II yang melakukan puasa intermiten mampu menurunkan berat badan, mengurangi asupan kalori, dan menurunkan kadar glukosa dan insulin setelah makan.
3. Dapat melindungi kesehatan kardiovaskular.
Manfaat terbesar puasa intermiten adalah mengurangi lemak visceral dan menurunkan kolesterol LDL (jahat), yang meningkatkan kesehatan kardiovaskular, seperti yang ditemukan dalam sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Nutrition. Diet OMAD adalah puasa intermiten, oleh karena itu dapat bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular.
4. Dapat mengurangi peradangan
Puasa jangka pendek mengurangi aktivitas peradangan dalam tubuh. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh para ahli di Mount Sinai School of Medicine, puasa memperbaiki gangguan peradangan kronis sekaligus mempertahankan dan memobilisasi monosit secara mendesak. Monosit adalah jenis sel darah putih yang membantu melawan infeksi.
5. Mencegah kenaikan berat badan kembali.
Jika Anda dapat mengikuti diet OMAD dua kali seminggu, Anda cenderung tidak akan mengalami kenaikan berat badan kembali setelah menurunkan berat badan, menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Frontiers in Physiology.
Sumber: https://laodong.vn/suc-khoe/mot-so-loi-ich-cua-che-do-an-kieng-omad-1368237.ldo






Komentar (0)