
Dalam beberapa tahun terakhir, ponsel lipat bukan lagi barang mewah, melainkan semakin populer dengan beragam rentang harga. Dalam persaingan ini, Motorola—nama legendaris di industri seluler—telah menunjukkan kebangkitan yang kuat dengan lini Razr, terutama Motorola Razr 2025 Plus yang baru saja diluncurkan.

Motorola Razr 2025 Plus masih mempertahankan 3 varian warna yang familiar dari generasi sebelumnya, yaitu Mocha Mousse, Midnight Blue, dan Hot Pink. Di antara ketiganya, Mocha Mousse adalah warna yang dipilih Pantone sebagai warna tahun 2025, trendi sekaligus individual. Perangkat ini memenuhi standar ketahanan air dan debu IP48, yang berarti perangkat ini dapat tahan air setara dengan versi lama, tetapi kini memiliki kemampuan tambahan untuk menahan partikel debu yang lebih besar dari 1 mm.

Keunggulan utama tahun ini adalah engselnya. Motorola mengklaim telah memperkuat engselnya dengan titanium, alih-alih hanya baja tahan karat seperti sebelumnya. Sensasi membuka dan menutup perangkat menunjukkan bahwa strukturnya kokoh, tidak longgar, mampu menahan berbagai sudut, dan menciptakan "sambungan" yang jelas saat dibuka dan ditutup sepenuhnya.

Bingkainya terbuat dari aluminium seri 6000 yang dipoles dengan indah. Layar sekunder luarnya dilindungi oleh Gorilla Glass Victus, yang keras dan anti gores. Hal ini juga menjadi perbedaan besar antara versi Plus dan versi standar. Motorola Razr 2025 Plus memiliki layar sekunder yang menutupi hampir seluruh bagian atas layar depan, sementara versi standar hanya memiliki strip kecil dan terlihat jauh lebih sederhana.

Motorola Razr 2025 Plus memiliki layar yang sangat mengesankan, baik di layar utama maupun layar penutup. Ukuran dan proporsi panel LTPO OLED 6,9 inci dengan resolusi 1080 x 2640 memberikan pengalaman yang memadai untuk berbagai tugas, tetapi refresh rate 165Hz menjadi daya tarik utamanya. Saat ini, kebanyakan ponsel lipat memiliki layar 120Hz, tetapi perangkat ini bahkan memiliki dua layar 165Hz, yang menghasilkan kehalusan yang luar biasa.

Dalam pengujian di dunia nyata, layar utama Motorola Razr 2025 Plus mencapai sekitar 1200 nits dalam cahaya terang, setara dengan versi reguler tetapi sedikit lebih rendah daripada Ultra dan Galaxy Z Flip6. Layar sekunder Razr Plus dapat mencapai hingga 1200 nits.

Tahun ini, lini Razr memang mengalami banyak perubahan pada kameranya, tetapi Motorola Razr 2025 Plus tetap mempertahankan perangkat keras yang sama dengan versi 2024. Hal ini wajar karena versi tahun lalu mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dan bahkan menjadi fondasi bagi model Razr 50 Ultra, sehingga Motorola tidak perlu berinovasi lebih lanjut.

Kamera ini menggunakan sensor utama yang sama dengan Razr 2025 – sensor 50 megapiksel dengan ukuran piksel 1,95 inci, yang dipasangkan dengan lensa 25mm f/1.7 dengan stabilisasi gambar optik. Kamera ini memang bukan kamera unggulan, tetapi cukup mumpuni untuk sebagian besar kebutuhan fotografi sehari-hari. Keunggulan utama versi Plus adalah penambahan kamera telefoto 2x, yang menghasilkan panjang fokus sekitar 47 hingga 50mm.

Motorola Razr 2025 Plus menggunakan kembali chip Snapdragon 8s Gen 3 yang muncul pada generasi tahun lalu. Meskipun disebut chip kelas atas, sebenarnya chip ini hanyalah lini kelas menengah-atas dengan performa rata-rata. Namun, chip ini masih jauh lebih kuat daripada Dimensity 7400 pada versi reguler dan tentu saja jauh lebih rendah daripada Snapdragon 8 Elite yang disematkan pada versi Ultra.

Suhu permukaan selama penggunaan jangka panjang mencapai sekitar 48 derajat Celsius. Meskipun cukup tinggi, titik panas terkonsentrasi di area dengan sedikit kontak tangan, sehingga masih dalam batas yang dapat diterima.

Motorola Razr 2025 Plus menjalankan Android 15 dengan Hello UI. Ponsel ini dijanjikan akan menerima 3 pembaruan OS utama dan 4 tahun pembaruan keamanan. Masa dukungan perangkat lunak ini cukup baik, meskipun masih belum sebaik perangkat Galaxy kelas atas. Secara keseluruhan, perangkat lunak Motorola masih mempertahankan gaya Android yang bersih, tetapi telah menambahkan banyak kustomisasi unik di tempat yang tepat.

Motorola Razr 2025 Plus menggunakan baterai 4.000 mAh, yang terdengar agak rendah dibandingkan dengan pasar ponsel pada tahun 2025. Kapasitas ini memang lebih rendah daripada versi reguler (4.500 mAh) dan bahkan lebih rendah daripada versi Ultra (4.700 mAh), tetapi setara dengan Galaxy Z Flip 6.

Perangkat ini mendukung pengisian cepat dengan kapasitas maksimum 45W, lebih tinggi dari versi standar yang hanya mendukung 30W, tetapi masih lebih rendah dari versi Ultra yang dapat mengisi daya hingga 68W. Sayangnya, perangkat ini tidak dilengkapi pengisi daya di dalam kotaknya. Dalam pengujian ini, saya menggunakan pengisi daya 68W asli dan pengisi daya pihak ketiga berkapasitas 100W, dan hasilnya hampir sama.

Motorola Razr 2025 Plus adalah pilihan yang tepat jika Anda menginginkan ponsel lipat dengan desain mewah, layar sekunder yang besar, dan antarmuka perangkat lunak yang modern. Perangkat ini menawarkan pengalaman pengguna yang lancar, mengintegrasikan Moto AI dan Google Gemini, serta banyak fitur pintar yang bermanfaat.
Sumber: https://khoahocdoisong.vn/motorola-razr-2025-plus-xung-tam-doi-thu-galaxy-z-flip-post1550378.html
Komentar (0)