Persaingan di bursa transfer antara Manchester United dan Chelsea semakin memanas, dengan Kobbie Mainoo menjadi pusat perhatian. Chelsea, di bawah manajer baru Xabi Alonso, menganggap gelandang muda itu sebagai prioritas utama untuk membangun kembali skuad mereka, sementara di Old Trafford, Michael Carrick telah menetapkan Mainoo sebagai pemain kunci yang tak tergantikan untuk era baru.
Ambisi Xabi Alonso di Chelsea
Diperkirakan akan resmi mengambil alih Chelsea pada 1 Juli, Xabi Alonso menghadapi tantangan besar dalam membangkitkan kembali tim yang baru saja mengalami musim yang mengecewakan, finis di luar 5 besar Liga Premier. Untuk melakukan revolusi personel, ahli strategi asal Spanyol ini menempatkan Kobbie Mainoo dalam daftar target utamanya karena keahliannya yang unik.
Filosofi Alonso bukanlah tentang menemukan gelandang bertahan murni atau pemain nomor 10 klasik. Ia membutuhkan pemain "box-to-box" yang mampu meng कवर lapangan, melakukan pressing intensitas tinggi, dan mendistribusikan bola dengan lancar — mirip dengan peran yang diemban Granit Xhaka dengan sangat baik dalam sistem sebelumnya. Bersama dengan Morgan Rogers dari Aston Villa, Mainoo dianggap sangat cocok untuk sistem yang memprioritaskan keinginan untuk bersaing daripada reputasi yang sudah mapan.

Titik balik Mainoo di bawah kepemimpinan Michael Carrick
Minat dari Stamford Bridge sebenarnya muncul menjelang akhir musim lalu dengan tawaran £40 juta, tetapi dengan cepat ditolak. Perjalanan Mainoo di Manchester United baru benar-benar berubah sejak Michael Carrick mengambil alih pada bulan Januari. Setelah awal musim yang kurang memuaskan di bawah Ruben Amorim, gelandang berusia 21 tahun ini telah mengalami transformasi spektakuler untuk mengamankan tempat reguler di tim inti.
Kepercayaan Carrick semakin diperkuat dengan kontrak baru yang ditandatangani Mainoo pada akhir April. Pemain internasional Inggris itu menegaskan bahwa Manchester United akan selalu menjadi rumahnya dan menyatakan tekadnya untuk berkontribusi pada upaya klub meraih trofi-trofi besar.
Tulang punggung revolusi di Old Trafford.
Mempertahankan Mainoo dipandang sebagai prasyarat bagi Michael Carrick untuk menerapkan rencana taktisnya di musim pertamanya sebagai pelatih. Kombinasi filosofi sepak bola modern Carrick dan energi berlimpah Mainoo diharapkan dapat menciptakan tulang punggung yang solid bagi Setan Merah.

Dengan kepergian Casemiro, Manchester United pasti akan aktif di bursa transfer untuk mencari gelandang baru. Namun, arah klub jelas telah bergeser: alih-alih mencari pengganti, mereka akan mencari pemain yang paling optimal dan meningkatkan kemampuan Kobbie Mainoo. Inilah prinsip utama rencana pembangunan kembali Michael Carrick di Theatre of Dreams musim panas ini.
Sumber: https://baonghean.vn/mu-giu-chan-kobbie-mainoo-nen-tang-cho-de-che-moi-cua-michael-carrick-10338265.html











Komentar (0)