
Pada menit ke-13, sebuah insiden langka terjadi di Old Trafford. Irdissa Gueye, yang sedang berdebat dengan rekan setimnya, Michael Keane, melompat dan menampar sang pemain. Konflik internal ini menempatkan Everton dalam posisi sulit karena wasit mengusir gelandang mereka, sehingga klub hanya bermain dengan 10 pemain sejak awal.
Namun, tim tamu masih sangat gigih. Bahkan di menit-menit awal babak pertama, mereka bermain setara dengan MU. Peluang memang tidak banyak, tetapi kualitas penyelesaian akhir Everton sangat baik. Pada menit ke-30, mereka berhasil unggul. Dewsbury-Hall menggiring bola melewati Bruno Fernandes dan Yoro di tengah lapangan. Kemudian, ia melepaskan tendangan melengkung dengan kaki kanannya untuk membuka skor.

Serangan MU sangat monoton. Strategi utama mereka adalah mengoper bola kepada Mbeumo dan Amad Diallo. Namun, keduanya tidak mampu memberikan perubahan. Di babak kedua, pelatih Amorim mengubah strategi serangan secara drastis.
Tampilnya Mason Mount diharapkan membawa terobosan. Namun, tim tuan rumah masih kurang presisi dalam pergerakan menentukan. Pada menit ke-73, Bruno memiliki peluang emas, tetapi ia kurang hati-hati dalam memanfaatkannya dan membuang peluang tersebut. Pada menit ke-80 dan ke-90, Joshua Zirkzee juga melepaskan dua tembakan berkualitas. Sekali lagi, Pickford tampil gemilang.
Begitu saja, setelah 25 tendangan, MU kembali ke babak nol. MU kalah untuk pertama kalinya setelah 5 pertandingan tak terkalahkan, Everton kalah untuk pertama kalinya di kandang dalam lebih dari satu dekade. Mereka mengakhiri rentetan impresif mereka dan kini, klub Manchester itu kembali mengecewakan karena mereka tertahan di posisi ke-10 dengan 18 poin.
Sumber: https://tienphong.vn/mu-thua-soc-du-da-hon-nguoi-gan-ca-tran-post1799186.tpo






Komentar (0)