Ini merupakan pukulan besar bagi Liverpool, karena mereka menghadapi kemungkinan kehilangan Ibrahima Konate dengan status bebas transfer musim panas mendatang.
Menurut laporan, kesepakatan senilai £35 juta untuk Marc Guehi ke Liverpool gagal pada hari terakhir jendela transfer musim panas 2025 karena Crystal Palace tidak dapat menemukan pengganti yang sesuai.

Meskipun juara bertahan Liga Primer berharap kesepakatan itu dapat dihidupkan kembali awal tahun depan, ketika kontrak Guehi akan berakhir, rencana itu menghadapi banyak kendala.
Real Madrid siap bernegosiasi langsung dengan bek tengah Inggris berusia 25 tahun itu. Selain itu, Manchester United dan Chelsea juga telah mendekati Guehi, tertarik untuk merekrutnya dengan status bebas transfer.
Hal ini menempatkan Marc Guehi dalam posisi yang menguntungkan. Tanpa biaya transfer yang harus dibayarkan musim panas mendatang, klub-klub di luar Inggris, seperti Real Madrid, dapat dengan leluasa menegosiasikan perjanjian pra-kontrak pada bulan Januari.
SunSport lebih lanjut mengungkapkan bahwa Guehi juga memegang paspor Pantai Gading, sehingga ia dapat bergabung dengan Real Madrid sebagai warga negara Spanyol.
Paspor Pantai Gading milik Marc Guehi diterbitkan melalui ayahnya, sesuai dengan ketentuan Perjanjian Cotonou. Perjanjian ini memungkinkan pemain berkewarganegaraan Afrika untuk dianggap sebagai warga negara Spanyol.
Sumber yang dekat dengan Guehi mengatakan prioritas utamanya adalah pindah ke Real Madrid. Oleh karena itu, ia akan menolak tawaran apa pun dari Liverpool, Manchester United, atau Chelsea.
Sumber: https://vietnamnet.vn/mu-va-liverpool-vo-mong-chieu-mo-marc-guehi-2443986.html






Komentar (0)