
Bioskop kembali ke kehidupan masyarakat.
Pemutaran film di akhir tahun 2025 di ratusan komune, kelurahan, dan sekolah menciptakan jejak budaya yang istimewa. Bioskop modern telah lenyap; "Red Rain" diputar di halaman sekolah dan pusat kebudayaan desa. Beberapa menggunakan layar LED, yang lain hanya layar putih, sistem pengeras suara kecil, dan beberapa ratus kursi plastik. Namun justru kesederhanaan inilah yang membangkitkan kenangan pemutaran film keliling bagi banyak generasi.
Dari Lang Son hingga Hanoi, Ninh Binh, dari Thai Nguyen hingga Ca Mau , setiap tempat memiliki kondisinya sendiri, tetapi perasaan umum yang dirasakan adalah kehangatan dan kebersamaan. Tepuk tangan, isak tangis setelah adegan pertempuran, atau saat-saat ketika seluruh komunitas terdiam dalam kegelapan mengingatkan banyak orang pada suasana menonton film bersama di tahun 70-an dan 80-an.
Lebih dari 800 pemutaran gratis membantu hampir 300.000 orang – terutama di daerah terpencil – mengakses film tersebut, menunjukkan semangat pelayanan masyarakat Viettel : membawa sinema dan teknologi kepada semua orang dalam perjalanan mereka untuk menikmati budaya.
Untuk memperingati ulang tahun ke-81 berdirinya Tentara Rakyat Vietnam, SMA Da Phuc (Hanoi) menyelenggarakan pemutaran film ekstrakurikuler untuk hampir 2.000 siswa. "Red Rain" menjadi "pelajaran sejarah" istimewa—tanpa buku teks atau slide—di mana sejarah dialami melalui emosi.
Banyak siswa berbagi emosi mereka, seperti Nguyen Van Thanh, siswa kelas 7: “Ini pertama kalinya saya menonton film Vietnam sebagus ini. Saya mengerti bahwa mencapai perdamaian membutuhkan pengorbanan begitu banyak orang Vietnam.” Giang Thi Hiep, siswa kelas 12, juga terharu: “Film ini adalah pelajaran yang bagus tentang tanggung jawab dan cita-cita dalam hidup. Banyak siswa bahkan berbagi cara mengunduh aplikasi TV360 untuk menontonnya bersama lagi – membuktikan bahwa mengakses pendidikan seni bisa efektif.”

Menyebarkan nilai-nilai budaya
Pemutaran film ini tidak hanya untuk masyarakat umum tetapi juga menargetkan kelompok-kelompok khusus. Sebuah sekolah untuk anak-anak tunanetra mengirimkan permintaan untuk menonton film tersebut; bahkan tanpa melihat gambar, anak-anak masih dapat menikmatinya melalui suara, emosi, dan bimbingan guru mereka. Viettel menanggapi dengan semangat pelayanan, membawa sinema ke setiap situasi.
Di Nghe An, pemutaran film di Pusat Rehabilitasi Veteran Perang membuat banyak veteran meneteskan air mata saat mereka mengenang kembali kenangan masa muda mereka. Di sekolah berasrama etnis, para siswa di dataran tinggi dengan antusias menonton film tersebut meskipun peralatannya sederhana dan agak primitif. Dan ketika film berakhir, banyak yang tetap tinggal untuk berbagi cerita keluarga, kenangan perang, atau pelajaran tentang patriotisme – menciptakan ruang budaya komunal yang sesungguhnya.
Beberapa daerah bahkan mulai mempertimbangkan untuk mempertahankan model pemutaran film komunitas selama hari libur besar, berkat efek domino dari siaran gratis "Red Rain" di TV360.
Perjalanan film "Red Rain" menunjukkan kekuatan budaya komunitas, bukan melalui kemewahan, tetapi melalui kemampuannya untuk menyentuh hati para penonton. Penayangan film keliling membuka jalan untuk mempelajari sejarah yang sesuai untuk kaum muda; pada saat yang sama, mereka menciptakan ruang budaya bersama yang dibangun melalui teknologi digital. Hanya dengan perangkat TV360 Box yang ringkas, orang di mana pun dapat menonton film, berdiskusi, dan terhubung.
Dalam kehidupan yang serba cepat saat ini, model ini mengingatkan kita bahwa komunitas masih membutuhkan ruang bersama untuk mendengarkan, memahami, dan berbagi.
"Red Rain" dan TV360 telah membangkitkan sentimen ini. Dari halaman sekolah yang ramai hingga desa-desa terpencil, perjalanan film ini berlanjut, diceritakan melalui kisah-kisah indah tentang patriotisme dan tanggung jawab warga negara.
Berbekal kesuksesan ini, TV360 akan terus menghadirkan lebih banyak program, film dokumenter, dan konten pendidikan yang berharga bagi siswa dan masyarakat setempat. Setiap penayangan bukan hanya pengalaman hiburan tetapi juga "kelas yang diperluas," yang menghubungkan komunitas melalui nilai-nilai bersama – di mana nilai-nilai sejarah disebarkan melalui teknologi.
MANH HOA (VOV.VN)Sumber: https://baohaiphong.vn/mua-do-danh-thuc-ky-uc-phim-luu-dong-528756.html






Komentar (0)