Di setiap desa, musim panas dipenuhi dengan aroma harum bunga teratai dari kolam dan ladang. Pemandangan itu terasa akrab sekaligus nostalgia, mengingatkan kita pada masa-masa atap jerami, rumpun bambu, dan gemerisik burung bangau putih. Waktu mungkin berubah, tetapi kolam teratai, danau, dan rawa tetap sama, selalu luas dengan dedaunan teratai hijau tua yang berkibar tertiup angin musim panas, membangkitkan kenangan masa kecil yang penuh emosi di hati kita.
![]() |
Bunga teratai adalah warna musim panas yang cerah, baik saat matahari terik maupun saat ada guntur dan hujan, kelopak merah mudanya yang cerah tetap berkibar di antara dedaunan atau bergoyang di kuncup bunga yang matang, memelihara biji teratai berwarna cokelat yang harum yang menjadi teh lembut para ibu dan nenek.
Sama seperti sawah yang luas, di mana hanya matahari, angin, dan hujan yang menjadi teman, kolam teratai juga seperti itu, selalu dipenuhi dengan semilir angin lembut dari rumpun bambu di kejauhan, gemerisik dedaunan seperti tawa riang gadis-gadis muda. Sesekali, Anda akan melihat seekor burung bertengger diam-diam di tiang bambu, menunggu ikan kecil atau ikan yang tersesat muncul ke permukaan dan berjemur di bawah sinar matahari... untuk berburu. Mungkin semua orang berpikir bahwa kolam teratai akan memiliki ikan sebanyak kolam dan danau lainnya, tetapi kenyataannya, bertahan hidup di batang teratai yang berduri sama sekali tidak mudah. Ketika teratai tumbuh, beberapa spesies ikan berkulit halus dan bersisik tipis akan melarikan diri ke tempat lain, sehingga kolam teratai hanya menyisakan ikan kakap dan ikan mas koki... ikan bersisik keras yang dapat berenang dengan santai di antara duri teratai! Karena itu, ikan kakap di kolam teratai selalu gemuk karena mereka berkembang biak di tempat ini. Setiap kali guntur mengumumkan hujan musim panas, ikan kakap dengan santai mengapung di permukaan air.
Bagi kebanyakan orang, teratai adalah bunga, lukisan, atau pemandangan, tetapi bagi mereka yang membudidayakannya, teratai adalah "beras, kentang, dan jagung" yang dipanen untuk mencari nafkah. Tanaman teratai yang lembut, muncul dari kolam berlumpur, menawarkan segalanya bagi kehidupan. Akar teratai rebus terasa menyegarkan seperti talas atau ubi jalar. Daun teratai digunakan untuk membungkus nasi ketan dan kue beras. Bunga teratai anggun dan mulia, sehingga para pencinta bunga sering memajangnya di ruangan mereka untuk menikmati aroma musim panas yang kaya dari pedesaan. Biji teratai digunakan untuk membuat sup manis, selai, atau hidangan nasi ketan. Rimpang teratai hijau cerah, direbus untuk mengekstrak bijinya, membangkitkan perasaan harum dan nostalgia akan pedesaan.
Bagi anak-anak, kolam teratai selalu menjadi tempat bermain yang akrab namun ajaib. Di musim panas, bunga teratai mekar di antara dedaunan. Setelah terik matahari musim panas, hujan musim panas mengguyur dedaunan, membuat teratai semakin hijau. Ikan-ikan kecil dan gemuk, seperti ikan karper dan ikan gabus, menggerogoti akar teratai, menari, dan mengibaskan ekornya, menciptakan pemandangan yang hidup di seluruh kolam. Di masa kecil kami, kami akan mengeluarkan pancing, mencari cacing tanah atau telur semut sebagai umpan, dan memancing ikan karper. Ikan ini sangat kecil, seukuran jari kaki, dan tidak pernah tumbuh sebesar ikan nila atau ikan gabus. Karena ikan karper sangat rakus, Anda pasti akan menangkapnya segera setelah Anda melemparkan umpan. Banyak anak akan mengenakan topi kain dan menutupi kepala mereka dengan daun teratai, dengan sabar memancing. Jika Anda melempar beberapa kail, Anda bisa mendapatkan beberapa piring ikan karper goreng yang lezat hanya dalam satu sore. Kolam teratai juga memiliki beberapa ikan yang sangat unik dan indah, seperti ikan flagtail dan ikan betta. Mereka bermain-main dengan ikan karper padi dan ikan karper biasa, dan sering kali ditangkap untuk dipelihara di akuarium. Selain memancing, banyak anak-anak juga menikmati bermain layang-layang di sini. Menerbangkan layang-layang tinggi di langit, dan bersantai dengan kaki terentang di rerumputan dan semak-semak, menghirup aroma bunga teratai yang memabukkan, sungguh membuat musim panas di pedesaan begitu berkesan. Ini adalah musim panas dengan langit cerah, sinar matahari keemasan, dan aroma harum bunga teratai.
DUONG TRANG HUONG
Sumber







Komentar (0)