Kecintaan Minh Hieu pada membaca membantunya memenangkan hadiah pertama dalam Kontes Duta Budaya Membaca yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Olahraga , dan Pariwisata provinsi pada tahun 2025. Lebih penting lagi, melalui buku-buku, ia secara bertahap menyebarkan kecintaannya pada membaca kepada teman-temannya.

Membaca buku bersama putra mereka setiap hari adalah kebiasaan yang telah dipertahankan keluarga Minh Hieu selama bertahun-tahun. Sejak usia muda, Hieu dikenalkan dengan buku dan didorong oleh orang tuanya untuk mengembangkan kebiasaan membaca setiap hari.
Ibu Nguyen Thi Bich, ibu Minh Hieu dan seorang guru Sastra, mengatakan bahwa keluarganya selalu menciptakan kesempatan bagi putranya untuk mengakses buku secara alami, memandang membaca sebagai sebuah kegembiraan dan bukan tekanan belajar. Ia juga menemani putranya dalam perjalanannya untuk memenangkan penghargaan Duta Budaya Membaca.
Kami biasanya menempatkan buku-buku di tempat yang mudah dilihat anak-anak, agar mereka dapat membaca bersama dan berbagi hal-hal menarik dari buku tersebut. Keluarga kami juga sering mengajak anak-anak ke toko buku untuk memilih buku yang sesuai dengan minat dan usia mereka, sehingga mereka dapat merasakan kegembiraan membaca.
Selain mendorong dan memupuk kecintaannya pada membaca, keluarga Minh Hieu juga menciptakan peluang baginya untuk berpartisipasi dalam banyak kegiatan dan kompetisi yang berkaitan dengan membaca, sehingga membantu Hieu menyebarkan kecintaannya pada buku kepada orang lain.

Berbagi tentang pengalaman paling berkesan saat berpartisipasi dalam Kontes Duta Budaya Membaca yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi dari Maret hingga Mei 2025, Minh Hieu mengatakan bahwa, berawal dari keinginan untuk menyebarkan kegembiraan membaca kepada teman-temannya dan dengan dorongan dari keluarganya, ia mengembangkan sebuah karya yang berfokus pada pengembangan budaya membaca bagi siswa di Pusat Perlindungan Sosial Provinsi.
Selama persiapan kompetisi, Minh Hieu mengunjungi Pusat Kesejahteraan Sosial Provinsi untuk berinteraksi dan menyumbangkan buku kepada para siswa. Kunjungan itu meninggalkan banyak emosi baginya karena ia bertemu dengan anak-anak dari latar belakang kurang mampu yang selalu berusaha untuk unggul dalam studi mereka.
"Saya sangat mengagumi kemauan dan tekad para siswa ini. Meskipun menghadapi banyak kesulitan, mereka sangat rajin, disiplin diri, dan memiliki rasa tanggung jawab yang kuat terhadap studi mereka," ujar Minh Hieu.

Meskipun jadwal kerjanya padat, Bapak Tran Canh Huy, ayah Minh Hieu, tetap mempertahankan kebiasaan membaca bersama putranya. Menurutnya, ini bukan hanya cara untuk membantu putranya mengembangkan kebiasaan membaca, tetapi juga kesempatan bagi anggota keluarga untuk menghabiskan waktu mengobrol, berbagi, dan saling menemani.
Melihat kecintaan Hieu pada membaca, keluarganya selalu menciptakan kesempatan baginya untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang berkaitan dengan budaya membaca. Saya sering membawanya ke perpustakaan, membelikannya kartu perpustakaan, dan berpartisipasi dalam festival membaca dan kompetisi budaya membaca. Keluarga juga mendorongnya untuk berinteraksi dan berbagi buku dengan anak-anak kurang mampu dan anak-anak di daerah minoritas etnis untuk menyebarkan kecintaan membaca.
Melalui kegiatan-kegiatan ini, cucu saya tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang nilai buku, tetapi juga mengembangkan semangat berbagi dan cara hidup yang manusiawi.
Dukungan keluarga telah membantu Minh Hieu mengembangkan kebiasaan membaca dan memupuk kecintaannya pada buku. Membaca tidak hanya memperluas pengetahuannya tetapi juga memberinya pengalaman yang bermakna dan menginspirasinya untuk mengejar masa depannya.
Pada musim panas tahun 2026, Minh Hieu berencana memperkenalkan buku-buku bagus kepada anak-anak di daerah pegunungan. "Kegembiraan terbesar saya adalah berbagi dan menyebarkan kecintaan membaca kepada orang lain," ungkap Minh Hieu.


Selain menghabiskan waktu bersenang-senang dan bersantai bersama keluarganya, Minh Hieu masih meluangkan banyak waktu untuk membaca selama musim panas. Baginya, setiap buku tidak hanya memberikan pengetahuan tetapi juga menjadi teman istimewa.
Minh Hieu percaya bahwa ketika kecintaan membaca menyebar, lebih banyak anak muda akan menemukan kegembiraan dan nilai-nilai positif dari membaca.
Sumber: https://baolaocai.vn/mua-he-cua-cau-be-dam-me-doc-sach-post901737.html








