Jerawat adalah salah satu kekhawatiran terbesar remaja di masa pubertas. Di usia ini, wajah tiba-tiba memberontak dengan jerawat-jerawat kecil yang menjijikkan.
Jerawat - Foto: TT
Mengapa jerawat mengganggu wajah remaja perempuan dan laki-laki? Ada lima alasan utama.
Yang pertama adalah perubahan hormonal, yang merupakan penyebab utama. Selama masa pubertas, tubuh memproduksi lebih banyak hormon seks (androgen), yang merangsang kelenjar sebasea untuk menjadi lebih aktif. Sebum berlebih menyumbat pori-pori, menciptakan kondisi bagi bakteri untuk berkembang biak dan menyebabkan jerawat.
Yang kedua adalah perawatan kulit yang tidak tepat. Terlalu sering mencuci muka atau menggunakan pembersih yang salah dapat memperparah jerawat. Mencuci muka terlalu sering mungkin tampak membersihkan, tetapi sebenarnya dapat memperparah jerawat. Mengapa terlalu sering mencuci muka justru kontraproduktif? Mencuci muka terlalu sering (lebih dari dua kali sehari) menghilangkan minyak alami yang melindungi kulit Anda.
Jangan "main-main" dengan jerawatmu, jerawat tidak suka dicolek atau dipencet! Menyentuh wajah sama saja dengan memberi makan bakteri ke jerawat, jangan lakukan itu! Jika perlu, konsultasikan dengan dokter kulit.
Ketiga, pola makan yang tidak sehat. Terlalu banyak mengonsumsi gorengan, permen, dan susu sapi dapat meningkatkan insulin, sehingga merangsang kelenjar sebum untuk bekerja lebih keras. Kekurangan zat-zat seperti seng, vitamin A, dan E juga membuat kulit lebih lemah. Kulit kering dan mengelupas akibat kekurangan vitamin meningkatkan risiko jerawat. Perbanyak konsumsi sayuran, minum banyak air, dan konsumsi makanan seimbang yang mengandung protein, lemak, gula, dan vitamin. Jangan sampai sembelit.
Keempat, stres dan kurang tidur. Belajar yang membuat stres dan begadang menyebabkan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh, mengganggu fungsinya, dan menyebabkan munculnya lebih banyak jerawat.
Faktor kelima adalah genetika. Jika orang tua memiliki banyak jerawat, anak-anak mereka lebih mungkin berjerawat dibandingkan anak-anak lainnya. Hal ini disebabkan oleh kulit orang tua yang berminyak, pori-pori yang besar, dan produksi hormon yang tinggi, yang akan mewariskan sifat ini kepada anak-anak mereka.
Selain itu, lingkungan yang tercemar dan perubahan cuaca juga merusak kulit, menyebabkan jerawat makin berkembang.
Jika Anda memiliki banyak jerawat, merah, dan meradang, jangan malu. Segera periksakan ke dokter, karena jika tidak ditangani, jerawat dapat terinfeksi dan meninggalkan bekas luka yang tidak sedap dipandang.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/mun-oi-chao-mi-20250306085735865.htm
Komentar (0)