Meratakan tanah Taman Industri Tan Phu 1. |
Kawasan permukiman Tien Bo merupakan kawasan pedesaan dengan ladang jagung dan padi yang luas. Ketika Proyek Klaster Industri Tan Phu 1 dan Tan Phu 2 dilaksanakan, banyak warga terpaksa merelakan lahan permukiman dan lahan produksi yang telah mereka miliki selama beberapa generasi akibat dampak langsung proyek tersebut. Hal ini menimbulkan kekhawatiran dan kecemasan bagi warga.
Jelas disadari bahwa untuk memiliki lokasi yang bersih, prasyarat setiap proyek investasi adalah peran serta pemerintah dan konsensus masyarakat.
Oleh karena itu, sejak kebijakan pelaksanaan proyek Klaster Industri Tan Phu 1 dan Tan Phu 2, Sel Partai dengan jelas menetapkan bahwa kerja mobilisasi massa harus berjalan selangkah lebih maju.
Bapak Ngo Van Hung, Sekretaris Sel Partai, menyampaikan: Jika kita ingin rakyat percaya dan mengikuti kita, pertama-tama kita harus melakukan hal yang benar dan mengatakan hal yang benar. Mobilisasi tidak bisa berhenti pada slogan-slogan, tetapi harus datang dari kenyataan, dari kepentingan rakyat yang sah dan berjangka panjang. Tanggung jawab seorang anggota Partai, ketua sel Partai akar rumput, adalah menjalankan segala hal yang berkaitan dengan hak dan kepercayaan rakyat dengan tulus, dekat, dan penuh pengertian.
Pembukaan lahan bukan sekadar masalah pengukuran, deklarasi, dan pemberian kompensasi. Bagi banyak rumah tangga, hal ini berarti harus meninggalkan "kampung halaman" mereka, kehilangan ladang dan kebun yang telah menghidupi keluarga mereka selama beberapa generasi. Oleh karena itu, proses persuasi dan persuasi membutuhkan kesabaran, keterampilan, dan kenetralan staf, tambah Bapak Hung.
Berangkat dari pemikiran tersebut, dengan mengikuti arahan Komite Partai Distrik Trung Thanh dan Blok Mobilisasi Massa Komite Partai, Sel Partai secara proaktif membangun model "Mobilisasi Massa Terampil dalam Pembersihan Lahan" di kelompok pemukiman Tien Bo, dengan menjadikan anggota Partai sebagai inti, serta mempromosikan peran propaganda lisan di tingkat akar rumput.
Kawasan Industri Tan Phu 1 telah membangun beberapa infrastruktur. |
Pertemuan sel partai, kegiatan kelompok lingkungan, dan dialog langsung dengan setiap rumah tangga diselenggarakan secara teratur dan fleksibel. Sering kali, sel Partai dan organisasi mengunjungi setiap keluarga untuk mendengarkan pendapat mereka, menjawab pertanyaan, dan menganalisis pro dan kontra. Tanpa paksaan atau perintah, para anggota komite eksekutif sel Partai memilih untuk berbicara dengan tulus, bertanggung jawab, dan terbuka.
Dari percakapan yang tampak biasa, Bapak Hung secara bertahap membantu masyarakat memahami bahwa: Pembangunan tidak dapat dihindari dan merekalah penerima manfaat pertama dari proyek ini. Klaster industri yang terbentuk akan menciptakan lapangan kerja lokal, meningkatkan nilai tanah, mendorong perdagangan dan jasa, serta membuka masa depan baru bagi anak-anak setempat.
Berkat ketekunan dan sinkronisasi dalam cara berkarya, semangat "rakyat tahu - rakyat berdiskusi - rakyat bertindak - rakyat memeriksa - rakyat merasakan manfaatnya" pun digalakkan, menciptakan hubungan erat antara kehendak Partai dan hati rakyat. Setiap rumah tangga sepakat untuk menandatangani formulir serah terima tanah.
Kekhawatiran dan ketakutan awal berangsur-angsur menghilang. Perumahan Tien Bo menjadi titik terang karena tingginya konsensus di antara warga, tidak ada keluhan, dan tidak ada kasus penggusuran paksa.
Hanya dalam waktu singkat pelaksanaan, lebih dari 100 rumah tangga sepakat untuk menyerahkan seluruh lahan yang direncanakan seluas lebih dari 30 hektar kepada proyek. Hingga saat ini, sebagian besar lahan yang terkait dengan kedua proyek, yaitu Klaster Industri Tan Phu 1 dan Tan Phu 2, telah diserahkan sesuai jadwal. Pekerjaan pembersihan lahan berjalan lancar, memastikan keselarasan antara kepentingan negara, perusahaan, dan masyarakat. Semangat "mobilisasi massa yang terampil" dari Sel Partai Progresif merupakan salah satu kontribusi penting bagi keberhasilan tersebut.
Sumber: https://baothainguyen.vn/xa-hoi/202507/muon-dan-tin-phai-lam-dung-noi-dung-38f0fa0/
Komentar (0)