![]() |
| Veteran Truong Van Sau memeriksa sarang lebahnya di kebunnya. |
Lahir pada tahun 1964, setelah menyelesaikan wajib militer , Bapak Sau kembali ke kampung halamannya, berkeluarga, dan mulai bekerja di bidang produksi. Meskipun kehidupan masih sulit, dengan ketekunan dan kerja keras seorang prajurit serta semangat pantang menyerah, beliau selalu mencari dan mempelajari cara-cara untuk mengembangkan ekonomi yang sesuai dengan kondisi setempat.
Perjalanan Bapak Sau dalam beternak lebah untuk produksi madu dimulai lebih dari 20 tahun yang lalu. Awalnya, beliau hanya mencoba memelihara beberapa sarang lebah, sekitar 5 hingga 7 koloni, untuk memanfaatkan sumber daya bunga alami di daerah tersebut. Melalui proses merawat lebah, mengumpulkan pengalaman, dan memperbanyak koloni sendiri, skala koloni lebah keluarganya terus berkembang. Selama 5 tahun terakhir, keluarganya secara konsisten memelihara hampir 100 koloni lebah. Pendapatan dari penjualan madu dan koloni lebah dalam beberapa tahun terakhir mencapai 150 hingga 200 juta VND per tahun.
Hal yang patut dikagumi dari veteran ini bukan hanya ketajaman bisnisnya, tetapi juga semangatnya untuk berbagi dengan masyarakat. Sebagai kepala Asosiasi Veteran di dusun Bia, Bapak Sau secara aktif mendorong anggota dan warga untuk mengembangkan ekonomi bersama. Banyak keluarga yang ingin beternak lebah tetapi kurang berpengalaman menerima bimbingannya yang berdedikasi tentang berbagai teknik, mulai dari memilih jenis lebah dan merawat lebah hingga mencegah penyakit.
Secara khusus, untuk mendorong masyarakat berinvestasi dengan berani, Bapak Sau bersedia menjual koloni lebah dengan sistem pembayaran bertahap. Masyarakat menerima lebah untuk dipelihara, dan hanya membayar biaya koloni tersebut ketika mereka memiliki penghasilan. Berkat metode ini, banyak rumah tangga di dusun tersebut telah memperoleh penghidupan tambahan dan meningkatkan pendapatan mereka.
Tidak hanya sebagai pengusaha sukses, veteran Truong Van Sau juga merupakan teladan dalam menaati pedoman Partai serta kebijakan dan hukum Negara. Ia aktif berpartisipasi dalam gerakan-gerakan lokal seperti membangun daerah pedesaan baru, mengembangkan kehidupan budaya di daerah pemukiman, dan mendorong masyarakat untuk menjaga persatuan dan saling membantu dalam kehidupan.
Mengomentari Bapak Sau, Bapak Tran Van Van, Sekretaris Cabang Partai Dusun Bia, mengatakan: "Bapak Sau adalah warga negara yang sangat teladan, selalu berada di garis depan gerakan lokal. Beliau selalu bersedia membantu orang lain ketika mereka membutuhkannya. Sebagai kepala Asosiasi Veteran Dusun Bia, beliau selalu mendorong anggota dan masyarakat untuk mematuhi kebijakan dan pedoman Partai dan Negara. Beliau memainkan peran penting dalam membangun desa yang lebih makmur dan indah."
Di tengah daerah pedesaan yang masih menghadapi banyak kesulitan, citra seorang veteran etnis San Diu yang dengan tekun merawat sarang lebahnya dan mengabdikan diri pada pekerjaan desanya telah menjadi contoh indah dari kemauan keras dan rasa tanggung jawab kepada masyarakat. Kisah veteran Truong Van Sau bukan hanya bukti ketekunan dan kreativitasnya dalam bekerja, tetapi juga menyebarkan nilai-nilai positif dari semangat "Prajurit Paman Ho" dalam kehidupan masa kini - hidup dengan penuh kasih sayang, memberi contoh yang baik, dan selalu bersedia membantu orang lain untuk maju.
Sumber: https://baothainguyen.vn/xa-hoi/202603/nguoi-cuu-chien-binh-het-long-vi-cong-dong-aef0de8/







Komentar (0)