Departemen Keuangan AS menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah menjatuhkan sanksi kepada dua individu dan enam entitas yang terkait dengan militer Myanmar karena membantu militer dalam mengimpor, menyimpan, dan mendistribusikan bahan bakar jet.

Militer Myanmar. Foto: Reuters
Sejak pemerintahan militer berkuasa pada Februari 2021, Myanmar telah terperosok dalam ketidakstabilan.
Departemen Keuangan AS baru-baru ini melontarkan beberapa tuduhan terhadap militer Myanmar, termasuk klaim bahwa serangan udara di desa Let Yet Kone di Myanmar tengah dan serangan udara lainnya di negara bagian Kachin di utara menewaskan 80 orang.
Departemen Keuangan AS juga menargetkan pemasok bahan bakar penerbangan militer Myanmar, dengan menjatuhkan sanksi kepada Asia Sun Group , Asia Sun Trading, dan Cargo Link Oil Logistics yang berbasis di Myanmar.
Individu dan organisasi lain yang dikenai sanksi termasuk seorang rekan dekat pemimpin junta militer, serta perusahaan Star Sapphire Group of Companies dan Star Sapphire Trading Company Limited.
Quoc Thien (menurut Reuters)
Sumber







Komentar (0)