Para wisatawan terus berdatangan ke Washington, D.C., ponsel mereka sibuk mengambil gambar di dekat lokasi penembakan yang terjadi pada 23 Mei. Beberapa bahkan berhenti untuk mengamati dengan rasa ingin tahu bekas peluru yang masih terlihat di jendela museum terdekat sebelum melanjutkan kunjungan wisata mereka.



Para turis yang penasaran berkumpul untuk mengambil foto dan mengamati bekas peluru di kaca dekat lokasi penembakan.
Sarin Joshi, seorang turis dari Cleveland, Ohio, berbagi: "Kami tetap memutuskan untuk mengunjungi Gedung Putih. Suasana di sini terasa begitu damai, seolah-olah penembakan kemarin tidak pernah terjadi."

Turis Sarin Joshi berbagi kesannya tentang suasana damai di area Gedung Putih setelah insiden penembakan tersebut.
Dengan sikap santai yang serupa, Basak, seorang turis dari Istanbul, Turki, mengatakan: "Ini adalah pertama kalinya kami di Amerika. Gedung Putih adalah tempat pertama yang ingin kami kunjungi karena merupakan simbol ibu kota yang tak boleh dilewatkan bagi setiap turis."
Pada pagi hari tanggal 24 Mei, keamanan di sekitar Gedung Putih ditingkatkan secara signifikan, meskipun banyak bangunan di sekitarnya masih menunjukkan bekas-bekas penembakan mengerikan tersebut.


Pasukan keamanan diperkuat dan jalan-jalan di sekitar Gedung Putih ditutup rapat setelah penembakan tersebut.
Sehari sebelumnya, tersangka Nasire Best (21 tahun, dari Maryland) mendekati pos pemeriksaan keamanan dan tiba-tiba melepaskan tembakan ke arah agen Secret Service. Para agen membalas tembakan, dan Best terluka parah dan kemudian meninggal di rumah sakit. Menurut media Amerika, insiden mengejutkan ini terjadi saat Presiden Donald Trump berada di Gedung Putih memimpin negosiasi tentang masalah Iran.
Silakan saksikan HTV News pukul 8 malam dan Program Dunia 24 Jam pukul 8:30 malam setiap hari di HTV9.
Sumber: https://htv.vn/my-du-khach-van-do-ve-nha-trang-sau-vu-no-sung-222260525162031606.htm








Komentar (0)