
Iran menekankan bahwa mengakhiri pertempuran di Lebanon adalah bagian integral dari kesepakatan tersebut (Foto: AP)
Presiden Trump mengatakan kepada wartawan di KTT G7 di Prancis: "Kami telah menyelesaikan kesepakatan dengan Iran, dan itu akan berhasil, kami akan melanjutkan ke putaran kedua negosiasi, yang menurut saya akan lebih mudah."
Sementara itu, pada hari yang sama, 16 Juni, Iran mengindikasikan bahwa pembicaraan dengan AS mengenai program nuklirnya dan pencabutan sanksi dapat dimulai akhir pekan ini, karena Presiden Trump mengatakan Selat Hormuz akan sepenuhnya terbuka setelah kedua pihak secara resmi menandatangani perjanjian.
Negosiasi nuklir yang bertujuan mencapai kesepakatan akhir akan berlangsung dalam waktu 60 hari setelah penandatanganan resmi memorandum untuk mengakhiri perang Iran yang telah berlangsung hampir empat bulan.
Menurut Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, putaran pembicaraan baru antara Iran dan Amerika Serikat akan dimulai di Swiss pada 19 Juni, dengan fokus pada isu nuklir dan pencabutan sanksi terhadap Iran.
Fase pertama, yang berlangsung dari awal konflik hingga 15 Juni, berfokus pada isu-isu seperti mengakhiri permusuhan, situasi di Selat Hormuz, blokade maritim, dan rekonstruksi pasca-perang. Hasil yang paling signifikan adalah penyelesaian nota kesepahaman antara kedua pihak, yang mencakup komitmen untuk segera dan secara permanen menghentikan permusuhan di semua lini.

Presiden AS Donald Trump (Foto: AP)
Selama 60 hari ke depan, Iran dan AS akan melanjutkan negosiasi untuk mencapai kesepakatan akhir tentang program nuklir dan peta jalan untuk mencabut sanksi. Teheran menegaskan bahwa mengakhiri pertempuran di Lebanon adalah bagian integral dari perjanjian perdamaian komprehensif.
Menurut Wakil Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, negosiator utama Republik Islam akan menghadiri upacara penandatanganan di Swiss.
Dari pihak AS, Wakil Presiden JD Vance akan mewakili negara tersebut. Bapak Vance mengatakan bahwa Presiden Trump mungkin akan menghadiri upacara penandatanganan.
Perkembangan ini terjadi setelah Presiden Trump mengumumkan bahwa blokade Iran terhadap Selat Hormuz akan sepenuhnya dicabut pada tanggal 19 Juni. Hal ini akan menjadi dorongan besar bagi perekonomian global.
Televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa kapal tanker minyak Iran dan kapal lainnya telah melanjutkan operasi pengiriman setelah kesepakatan tersebut. Takht-Ravanchi, Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Politik , menyatakan bahwa embargo AS "dicabut sebelum penandatanganan resmi."
Sumber: https://vtv.vn/my-iran-buoc-vao-vong-dam-phan-thu-2-100260617153733063.htm








