Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

AS ingin mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk terbang ke Mars.

Pada tahun 2028, Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA) diperkirakan akan menguji teknologi baru yang dapat mempersingkat waktu perjalanan ke Mars dan membuka jalan bagi eksplorasi di masa depan, bahkan pemukiman manusia.

Báo Cần ThơBáo Cần Thơ25/05/2026

Waktunya telah tiba.

NASA sedang mengembangkan pesawat ruang angkasa bertenaga nuklir bernama SR-1 Freedom, yang dirancang untuk membawa tiga helikopter Skyfall ke Mars. Gagasan ini mirip dengan misi rover Perseverance, yang membawa helikopter Ingenuity ke planet merah pada tahun 2021. Setelah tiba, helikopter Skyfall akan mensurvei lokasi pendaratan potensial untuk misi berawak ke Mars di masa mendatang.

Robot Perseverance mengambil foto selfie di Mars. Foto: NASA

SR-1 Freedom, yang saat ini masih berupa prototipe, adalah roket nuklir-elektrik, artinya roket ini menggunakan listrik untuk mengionisasi bahan bakar propelan seperti xenon. Proses ini menciptakan daya dorong yang lambat namun stabil, memungkinkan wahana antariksa untuk secara bertahap mencapai kecepatan yang lebih tinggi daripada roket kimia konvensional. Wahana antariksa ini akan diluncurkan ke luar angkasa menggunakan roket konvensional sebelum mengaktifkan sistem propulsi nuklir-elektriknya.

Sejak tahun 1960-an, NASA juga meneliti teknologi propulsi nuklir untuk mengirim astronot ke Mars pada tahun 1980-an, tetapi proyek ini tidak berhasil.

Namun, upaya saat ini untuk kembali ke Bulan dan terbang ke Mars mendapat dukungan bipartisan di Kongres AS serta dari publik. Oleh karena itu, upaya NASA untuk menerapkan teknologi nuklir – tidak hanya untuk mendorong pesawat ruang angkasa tetapi juga untuk memberi daya pada pangkalan bulan dan pemukiman Mars di masa depan – lebih mungkin menjadi kenyataan.

SR-1 Freedom akan membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk terbang ke Mars dan menurunkan helikopternya. Di masa depan, roket bertenaga nuklir yang lebih kuat dapat mengirimkan wahana antariksa ke planet tersebut hanya dalam 2-3 bulan, jauh lebih cepat daripada roket kimia.

Dengan mempersingkat waktu tempuh ke Mars, roket nuklir dapat secara signifikan mengurangi risiko yang melekat pada perjalanan ruang angkasa antarplanet bagi awak dan penumpang, seperti kondisi tanpa bobot yang berkepanjangan dan radiasi kosmik.

Sementara itu, rencana miliarder Amerika Elon Musk dan perusahaannya SpaceX untuk mengirim manusia ke Mars dan membangun pemukiman untuk 1 juta orang masih bergantung pada pesawat ruang angkasa raksasa Starship, yang menggunakan roket kimia. Para peserta harus terbang antarplanet setidaknya selama 7 bulan sebelum mendarat di lingkungan yang keras sekitar 225 juta kilometer dari Bumi. Lebih jauh lagi, perjalanan seperti itu hanya akan mungkin dilakukan setelah beberapa kali pengisian bahan bakar di orbit Bumi rendah.

Tiongkok mengintegrasikan program-program bulannya.

Seiring persaingan untuk merebut tahta Dewi Bulan semakin memanas, Beijing terus menyempurnakan rencananya.

Pada tanggal 23 Mei, hanya satu hari setelah SpaceX berhasil meluncurkan Starship terbesar dan terkuatnya hingga saat ini, Administrasi Antariksa Berawak China (CMSA) mengumumkan rincian lebih lanjut tentang rencananya untuk mengintegrasikan program pendaratan di bulan berawak dan tanpa awak ke dalam satu misi.

Menurut CMSA, tujuan dari rencana ini adalah untuk memanfaatkan sebaik-baiknya fondasi teknis dan pengalaman praktis yang telah dikumpulkan selama beberapa dekade dari program luar angkasa berawak dan misi eksplorasi bulan Chang'e.

China bertujuan mengirim astronot ke bulan sebelum tahun 2030, sementara target waktu AS adalah tahun 2028. Itu akan menjadi kali pertama manusia menginjakkan kaki di permukaan bulan sejak tahun 1972.

HANH NGUYEN (Menurut Hill, SCMP)

Sumber: https://baocantho.com.vn/my-muon-rut-ngan-thoi-gian-bay-len-sao-hoa-a205500.html


Topik: Amerika

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Rasakan pengalaman Tet Vietnam (Tahun Baru Imlek)

Rasakan pengalaman Tet Vietnam (Tahun Baru Imlek)

Mùa thu hoạch chè

Mùa thu hoạch chè

Tanah air, tempat yang damai

Tanah air, tempat yang damai