SGGPO
Ini adalah pertama kalinya AS mendakwa perusahaan China karena menyelundupkan prekursor fentanil di AS, alih-alih mengirimnya ke Meksiko, tempat sebagian besar fentanil yang ditemukan di AS berasal.
Jaksa Agung AS Merrick Garland mengadakan konferensi pers mengenai gangguan rantai pasokan prekursor fentanil di AS. Foto: AP |
Pada tanggal 2 Juni, Jaksa Agung AS Merrick Garland mengatakan pemerintah AS telah mendakwa empat perusahaan China dan delapan individu dengan tuduhan penyelundupan bahan kimia yang digunakan untuk memproduksi fentanil.
Perusahaan-perusahaan yang didakwa dalam tiga gugatan terpisah yang diajukan di pengadilan federal di New York adalah Hubei Amarvel Biotech Co, Anhui Rencheng Technology Co, Anhui Moker New Material Technology Co, dan Hefei GSK Trade Co. Delapan orang yang didakwa adalah para eksekutif dan karyawan dari keempat perusahaan tersebut. Dua warga negara Tiongkok ditangkap seiring dengan meningkatnya tindakan keras Departemen Kehakiman AS terhadap obat sintetis yang mematikan tersebut.
"Salah satu perusahaan kimia yang berbasis di Tiongkok ini saja mengirimkan lebih dari 200 kilogram prekursor terkait fentanil ke Amerika Serikat untuk tujuan memproduksi 50 kilogram fentanil," kata Jaksa Agung AS Merrick Garland.
Menurut Bloomberg, perusahaan-perusahaan ini diduga memasarkan ketersediaan senyawa terlarang ini di media sosial dan mengiklankan bahwa mereka akan menerapkan label kamuflase pada produk-produk ini untuk menghindari intervensi penegakan hukum saat pengiriman.
Jaksa mengatakan produk tersebut dikirim dengan label bahan baku kosmetik dan bahan tambahan makanan.
Ini adalah pertama kalinya AS mendakwa perusahaan China karena menyelundupkan prekursor fentanil di AS, alih-alih mengirimnya ke Meksiko, tempat sebagian besar fentanil yang ditemukan di AS berasal.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)