Jangkrik Mormon kanibal telah menyerang Elko, Nevada dalam jumlah besar, menutupi jalan raya, halaman rumput, dan dinding rumah.
Jangkrik merah membanjiri jalanan Nevada. Video : USA Today
Kota Elko, Nevada, menghadapi pemandangan bak film horor ketika jangkrik merah darah menyerbu setiap sudut. Jangkrik Mormon tidak secara langsung membahayakan manusia, tetapi kemunculannya menyebabkan kekacauan dan stres bagi penduduk, Interesting Engineering melaporkan pada 26 Juni.
Jangkrik Mormon, yang secara ilmiah dikenal sebagai Anabrus simplex , adalah serangga tanpa sayap berukuran relatif besar yang berasal dari wilayah barat Amerika Utara. Meskipun namanya demikian, sebenarnya ia bukan anggota famili jangkrik, melainkan famili jangkrik.
Biasanya, kawanan jangkrik baru menetas dari telur di dalam tanah setiap tahun, lalu berkerumun dan bermigrasi melintasi wilayah tersebut, memakan tanaman di sepanjang perjalanan. Namun tahun ini, jangkrik-jangkrik tersebut telah berkerumun di berbagai kota, termasuk Elko, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan penduduk. Para ahli pengendalian hama memperkirakan jutaan jangkrik telah terbang ke Elko musim panas ini.
Jangkrik kawin dan bertelur baru setiap tahun, dengan beberapa telur bertahan di dalam tanah hingga 11 tahun, menurut ahli entomologi Jeff Knight. Invasi tahun ini terjadi di waktu yang tidak biasa, kemungkinan karena keterlambatan penetasan. Telur jangkrik biasanya menetas di musim semi, tetapi kondisi basah di Nevada utara pada musim dingin dan musim semi ini menyebabkan telur-telur tersebut menetas lebih lambat. Selain itu, kekeringan yang terjadi baru-baru ini di daerah tersebut mungkin telah mempercepat penetasan.
Meskipun tidak mengancam manusia, jangkrik Mormon memiliki bau yang sangat tidak sedap dan merupakan kanibal oportunistik. Jika terinjak oleh manusia atau kendaraan, mereka dapat memicu perilaku makan yang berlebihan dalam kawanan, menciptakan pemandangan yang mengerikan.
Kehadiran jangkrik Mormon telah memaksa rumah sakit dan bisnis untuk mengirim petugas untuk mengusir serangga tersebut dengan sapu, peniup daun, atau apa pun yang tersedia, meskipun keberhasilannya terbatas. Warga di Elko telah mengambil berbagai langkah untuk mengatasi jangkrik invasif ini. Para pejabat bahkan telah memasang rambu-rambu yang memperingatkan pengemudi tentang jalan raya yang licin tempat jangkrik berkumpul dan memakan sesamanya.
Video dan foto yang diunggah di media sosial menunjukkan jangkrik Mormon menutupi jalan raya, halaman, dan bahkan dinding rumah. Charles Carmichael, pemilik Battle Born Pest Control, memperkirakan rasio jangkrik terhadap penghuni manusia adalah 75 banding 1. Meskipun ukurannya kecil, jangkrik Mormon dapat merayap masuk ke dalam rumah melalui celah-celah dinding, ventilasi, atau pipa.
An Khang (Menurut Teknik Menarik )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)