Setelah uji coba budidaya yang sukses, ia secara bertahap meningkatkan skala produksi dan memanfaatkan seluruh ruang di sekitar rumahnya untuk membangun rumah budidaya jamur tiram abu-abu. Meskipun rumah budidaya jamur tersebut cukup kecil, hanya sekitar 120 meter persegi, dengan membangun beberapa tingkat untuk menumpuk jamur, ia dapat membudidayakan hingga 8.000 kantong substrat per panen.
Pak Cu berkata: “Setiap panen jamur tiram abu-abu biasanya berlangsung selama 5 bulan, dan kami dapat menghasilkan 2 panen per tahun. Setiap kantong substrat jamur menghasilkan 200-230 gram jamur tiram per panen. Oleh karena itu, jika Anda menanam 1.000 kantong substrat, Anda dapat memanen 200-230 kg jamur per panen. Dengan harga jual 50.000-55.000 VND/kg, petani jamur mendapatkan keuntungan sekitar 6 juta VND per panen. Berkat pengembangan model budidaya jamur tiram ini, pendapatan keluarga saya meningkat secara signifikan dibandingkan hanya menanam padi.”
Menurut Bapak Cu, jamur tiram abu-abu memiliki masa pertumbuhan yang lebih lama dibandingkan beberapa jenis jamur tiram lainnya, tetapi hasil panen dan harga jualnya yang tinggi, karena rasanya yang lezat dan nilai gizinya yang tinggi, membuatnya memilih untuk membudidayakan jamur tiram abu-abu untuk mengembangkan ekonomi keluarganya.
Menghubungkan untuk memperluas skala produksi
Saat ini, tidak hanya keluarga Bapak Cu yang terlibat dalam produksi jamur tiram, tetapi banyak rumah tangga lain di daerah tersebut juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan pendapatan mereka berkat pengembangan kolaboratif produksi dan konsumsi jamur tiram. Pada tahun 2019, Bapak Cu berkolaborasi dengan banyak petani padi setempat untuk mendirikan Koperasi Pertanian dan Jasa Trang Tho B untuk saling mendukung dalam produksi dan konsumsi beras, serta untuk mengembangkan kegiatan produksi pertanian, bisnis, dan jasa.
Saat ini, koperasi tersebut memiliki 35 anggota, dengan lebih dari 65 hektar lahan garapan, yang berpartisipasi dalam produksi padi, sayuran, bunga hias, pohon buah-buahan, jamur tiram, dan kegiatan produksi lainnya. Koperasi ini telah menjalin hubungan dengan banyak rumah tangga di desa dan kelurahan tetangga untuk mengembangkan layanan pertanian, terutama mekanisasi produksi, layanan penanaman, dan perbanyakan benih pertanian.
Sebagai Ketua Dewan dan Direktur Koperasi Pertanian dan Jasa Trang Tho B, Bapak Cu secara aktif mempromosikan hubungan antara anggota koperasi dan rumah tangga. Beliau secara konsisten berfokus pada inovasi, menerapkan teknik canggih dan model efektif untuk meningkatkan pendapatan keluarganya dan anggota koperasi, serta berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan bagi pekerja lokal.
Pak Cu telah berhasil menerapkan dan mengimplementasikan pengetahuan, praktik terbaik, dan model produksinya, dan beliau selalu membagikannya kepada petani lain agar mereka dapat berkembang bersama, termasuk model budidaya jamur tiram. Selain keluarga Pak Cu, saat ini terdapat lima rumah tangga lain yang berpartisipasi dalam produksi dan konsumsi jamur tiram, dengan enam lahan pertanian jamur yang masing-masing berukuran antara 120 hingga 2.000 meter persegi. Pak Cu sendiri juga telah menyewa lahan tambahan untuk memperluas produksi jamur tiramnya.
Menurut Bapak Cu, selain memberikan bimbingan teknis untuk membantu petani menghasilkan jamur tiram berkualitas tinggi dan aman yang memenuhi permintaan pasar, beliau juga mendukung upaya menghubungkan petani dengan konsumen dan menjamin pembelian produk mereka. Pada saat yang sama, beliau berupaya membangun merek untuk produk tersebut dengan nama "Jamur Tiram Paman Nam" untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai produk.
Saat ini, produk jamur tiram milik Bapak Cu dijual di banyak pasar, dapur umum, dan restoran vegetarian di Kota Can Tho. Awalnya, beberapa pedagang dan distributor kecil telah membeli produk tersebut untuk didistribusikan di Kota Ho Chi Minh dan beberapa provinsi di Delta Mekong. Untuk memperluas produksi, Bapak Cu dan para petani jamur tiram lainnya di Kelurahan Trung Nhut terus mempromosikan penjualan produk dan menjalin hubungan dengan konsumen di dalam dan luar kota.
Teks dan foto: KHANH TRUNG
Sumber: https://baocantho.com.vn/nang-cao-thu-nhap-bang-mo-hinh-trong-nam-bao-ngu-a199211.html










Komentar (0)