- Setiap Tahun Baru Imlek, berbagai daerah di seluruh provinsi dengan khidmat menyelenggarakan upacara untuk merayakan panjang umur para lansia. Kegiatan ini menunjukkan kepedulian komite Partai, pemerintah, dan masyarakat terhadap para lansia, menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan, dan memperkuat solidaritas dalam keluarga dan komunitas.
Di antara para lansia yang ulang tahunnya dirayakan oleh Komite Partai, Dewan Rakyat, Komite Rakyat, dan Komite Front Persatuan Nasional Vietnam di Kelurahan Tam Thanh pada awal Maret 2026 adalah Ibu Do Thi Hien (85 tahun), dari Dusun Hoang Thuong, Kelurahan Tam Thanh. Beliau dianugerahi Medali Perlawanan Kelas Tiga atas kontribusinya dalam perang melawan Amerika. Meskipun usianya sudah lanjut, Ibu Hien tetap memiliki daya ingat yang tajam dan menjadi teladan yang cemerlang bagi anak-anak dan cucu-cucunya. Dalam acara tersebut, Ibu Hien menyampaikan: "Saya sangat bahagia dan terharu karena pemerintah daerah menyelenggarakan perayaan ulang tahun yang begitu meriah untuk saya. Dengan perhatian dan kepedulian dari keluarga dan masyarakat, saya merasa hangat dan semakin termotivasi untuk terus hidup bahagia dan sehat, serta menjadi teladan yang baik bagi anak-anak dan cucu-cucu saya."

Ibu Hien hanyalah salah satu dari sekian banyak lansia di provinsi ini yang menerima perayaan ulang tahun dan upacara panjang umur di awal musim semi. Bapak Nong Ngoc Tang, Ketua Asosiasi Lansia Provinsi, mengatakan: "Dalam beberapa tahun terakhir, penyelenggaraan perayaan ulang tahun untuk para lansia selalu dilaksanakan dengan hati-hati dan penuh hormat oleh pemerintah daerah dan asosiasi di semua tingkatan. Ini adalah kegiatan yang bermakna yang menunjukkan kepedulian Partai dan Negara, sekaligus menghormati tradisi 'menghormati lansia dan meraih panjang umur' serta bakti kepada orang tua di masyarakat."
Oleh karena itu, untuk memastikan perayaan ulang tahun tertata dengan baik, Asosiasi Lansia di semua tingkatan dan pemerintah daerah telah secara proaktif meningkatkan kesadaran akan pentingnya acara tersebut, sekaligus melakukan peninjauan menyeluruh dan analisis statistik yang akurat tentang jumlah lansia yang mencapai usia untuk merayakan ulang tahun. Berdasarkan hal ini, Asosiasi Lansia berkoordinasi dengan pemerintah dan organisasi lain untuk menyiapkan program, hadiah, dan menyelenggarakan upacara yang sesuai dengan kondisi aktual, memastikan kesungguhan dan kehangatan.
Pada tahun 2026, seluruh provinsi akan memiliki 26 warga berusia 100 tahun ke atas yang akan menerima hadiah dari Presiden ; 520 warga berusia 100 tahun ke atas akan menerima ucapan selamat dan ucapan ulang tahun di tingkat provinsi. Selain itu, ribuan lansia berusia 70, 75, 80, dan 85 tahun akan menerima ucapan selamat dan ucapan ulang tahun dari Komite Rakyat tingkat kecamatan. Mereka semua adalah anggota lansia yang telah memberikan kontribusi positif bagi daerah mereka, dan mereka selalu menjadi teladan yang cemerlang bagi masyarakat dan keluarga mereka untuk dipelajari dan diteladani. |
Secara khusus, perayaan panjang umur tidak terbatas pada ritual bertukar kartu ucapan dan sertifikat; di banyak tempat, persiapan dimulai beberapa minggu sebelumnya, termasuk penggalangan dana, penyelenggaraan pertunjukan budaya penyambutan, dan pemberian hadiah. Lebih penting lagi, nilai dari perayaan panjang umur terletak bukan pada hadiah materi tetapi pada perhatian dan rasa hormat yang ditunjukkan kepada para lansia. Momen ketika para lansia melangkah ke panggung di tengah tepuk tangan dan ucapan selamat dari anak-anak, cucu, dan kerabat mereka adalah ungkapan rasa syukur yang berharga, yang menegaskan posisi para lansia dalam kehidupan sosial. Melalui hal ini, perayaan tersebut berkontribusi dalam mendidik generasi muda untuk menghargai dan melanjutkan tradisi nasional "minum air, mengingat sumbernya," dan menghormati para tetua.
Selain perayaan ulang tahun yang diadakan di lingkungan perumahan, banyak keluarga juga merayakan ulang tahun kakek-nenek dan orang tua mereka dalam suasana hangat di rumah. Setelah upacara bersama, anak-anak dan cucu berkumpul di sekitar hidangan Tahun Baru, minum teh, dan mengirimkan ucapan selamat kepada para tetua mereka.
Sebagai menantu perempuan Ibu Hoang Thi Dam, dari desa Lang Cang 2, komune Van Linh, Ibu Hoang Thi Thoat dengan gembira berbagi: "Tahun ini, Ibu Dam berusia 100 tahun. Keluarga kami sangat bahagia dan bangga bahwa delegasi dari pimpinan provinsi datang berkunjung dan mendoakannya panjang umur. Ini bukan hanya kebahagiaan baginya tetapi juga kebahagiaan bagi anak-anak dan cucu-cucunya untuk melihatnya hidup bahagia dan sehat, serta selalu menerima perhatian dan rasa hormat dari masyarakat. Ini juga mengingatkan generasi dalam keluarga untuk terus merawat, mendukung, dan melayani kakek-nenek dan orang tua kita, melestarikan tradisi berbakti kepada orang tua di setiap keluarga."
Terlihat bahwa perayaan panjang umur di musim semi bukan hanya kesempatan untuk menghormati dan mengungkapkan rasa terima kasih atas kontribusi para lansia, tetapi juga waktu bagi anak-anak dan cucu untuk berkumpul, bersatu kembali, dan menunjukkan kasih sayang serta rasa hormat atas jasa orang tua dan kakek-nenek mereka, yang turut memperkuat gerakan membangun keluarga berbudaya dan lingkungan tempat tinggal berbudaya.
Sumber: https://baolangson.vn/net-dep-mung-tho-dau-xuan-5080966.html






Komentar (0)