Meo Vac adalah salah satu dari empat distrik yang terletak di wilayah Dataran Tinggi Berbatu, terkenal tidak hanya karena lanskap alamnya yang megah tetapi juga sebagai tempat bertemunya nilai-nilai budaya unik dari kelompok etnis minoritas, termasuk masyarakat Lo Lo. Untuk melestarikan, melindungi, dan mempromosikan budaya tradisional masyarakat Lo Lo yang indah, dan dengan demikian menciptakan produk wisata yang menarik untuk menarik pengunjung, distrik Meo Vac telah menerapkan banyak solusi komprehensif.
Kelompok etnis Lo Lo di distrik Meo Vac saat ini terdiri dari lebih dari 230 rumah tangga dengan lebih dari 1.000 orang, yang sebagian besar tinggal di kota Meo Vac dan komune Xin Cai dan Thuong Phung. Mereka juga merupakan salah satu dari 14 kelompok etnis minoritas dengan populasi kurang dari 10.000 jiwa di Vietnam. Meskipun jumlah mereka sedikit, masyarakat Lo Lo di sini memiliki warisan budaya yang unik, kaya, dan beragam, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap lanskap budaya yang berwarna-warni di Dataran Tinggi Batu.
Masyarakat Lolo di distrik Meo Vac berpartisipasi dalam pertukaran olahraga tradisional.
Salah satu ciri paling khas dari suku Lolo adalah pakaian tradisional mereka yang berwarna-warni dan bermakna, yang mudah dibedakan dari kelompok etnis lain. Wanita Lolo biasanya mengenakan rok, jaket, jilbab, dan perhiasan perak. Pola pada pakaian mereka disulam dengan tangan secara teliti, seringkali terinspirasi oleh alam dan alam semesta, mencerminkan filosofi hidup dan kepercayaan mereka. Setiap pola dan warna memiliki maknanya sendiri, mencerminkan keterampilan dan jiwa artistik wanita Lolo.
Dari segi kepercayaan dan adat istiadat, masyarakat Lo Lo di Meo Vac memiliki kehidupan keagamaan yang kaya, dengan banyak ritual tradisional yang terkait dengan siklus produksi pertanian dan kehidupan spiritual. Yang patut diperhatikan adalah Upacara Pemujaan Dewa Hutan – sebuah ritual penting yang mengungkapkan rasa syukur kepada alam dan berdoa untuk cuaca yang baik. Upacara pemujaan leluhur juga merupakan adat istiadat yang khas, yang diadakan pada kesempatan khusus untuk memperingati asal usul mereka. Masyarakat Lo Lo menganggap leluhur mereka sebagai dewa pelindung yang membawa keberuntungan dan kedamaian bagi keturunan mereka.
Lebih jauh lagi, keindahan budaya masyarakat Lo Lo di Meo Vac juga tercermin dalam aspek lain seperti: seni tenun brokat dan sulaman, rumah dan arsitektur tradisional, kuliner, dan solidaritas komunitas. Secara khusus, seni tenun brokat dan sulaman sangat memikat wisatawan. Melalui tangan terampil mereka, mereka menciptakan banyak produk unik seperti celana, kemeja, syal, tas, rok, dan topi. Produk-produk ini bukan hanya barang sehari-hari tetapi juga simbol budaya; pola yang menghiasi produk-produk ini dianggap sebagai bahasa unik, yang menyampaikan cerita tentang kehidupan, adat istiadat, dan pandangan dunia mereka.
Kompetisi menyiapkan hidangan tradisional suku Lo Lo.
Menurut Ngo Manh Cuong, Wakil Ketua Komite Rakyat Distrik Meo Vac: Menyadari pentingnya melestarikan nilai-nilai budaya tradisional suku Lo Lo dalam pembangunan sosial-ekonomi daerah, dalam beberapa tahun terakhir, distrik telah berfokus pada pengarahan implementasi berbagai solusi, termasuk menekankan integrasi budaya tradisional ke dalam kurikulum sekolah; mempertahankan dan meningkatkan kualitas desa wisata komunitas etnis Lo Lo di kota Meo Vac; mempromosikan dan mendorong rumah tangga Lo Lo untuk melestarikan adat istiadat, praktik, dan festival tradisional; menyelenggarakan Festival Budaya Etnis Lo Lo setiap tahun; dan memperkuat kegiatan koperasi bordir brokat etnis Lo Lo...
Baru-baru ini, distrik Meo Vac berhasil menyelenggarakan Festival Budaya Etnis Lo Lo 2024. Ini adalah acara budaya tahunan dan solusi efektif yang difokuskan distrik untuk menjaga, melestarikan, dan mempromosikan nilai-nilai budaya tradisional masyarakat Lo Lo, sekaligus berfungsi sebagai jembatan untuk mempromosikan pariwisata lokal. Festival ini mencakup banyak kegiatan unik dan menarik seperti: memeragakan kembali upacara memohon hujan dan upacara pembersihan desa masyarakat Lo Lo; pertunjukan seni rakyat; kompetisi olahraga tradisional; menikmati kuliner lokal; mengunjungi stan yang menampilkan kerajinan tangan, dan lain sebagainya.
Menurut Ngo Manh Cuong, Wakil Ketua Komite Rakyat Distrik Meo Vac: Keindahan budaya suku Lo Lo bukan hanya aset berharga tetapi juga potensi besar untuk menarik wisatawan ke daerah tersebut. Oleh karena itu, berdasarkan keindahan dan nilai-nilai budaya tradisional suku Lo Lo yang ada, ke depannya, distrik akan terus menerapkan solusi komprehensif untuk melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai budaya masyarakat Lo Lo. Hal ini tidak hanya akan berkontribusi pada pelestarian identitas budaya tetapi juga mendorong pengembangan industri pariwisata lokal, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Surat Kabar Tran Ke/Ha Giang
Sumber: https://baophutho.vn/net-dep-van-hoa-dan-toc-lo-lo-o-meo-vac-223988.htm







Komentar (0)